Tim Satgas Covid-19 Lembata Apresiasi Kesiapan Paroki Hoelea Siapkan Protokol Kesehatan
Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata meninjau langsung persiapan Gereja Paroki Hoelea menghadapi penerapan protokol kesehatan
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata meninjau langsung persiapan Gereja Paroki Hoelea menghadapi penerapan protokol kesehatan saat memasuki masa new normal.
Peninjauan ini dilakukan setelah membentuk dibentuk Tim Satgas Paroki Hoelea untuk mempersiapkan segala fasilitas yang berkaitan dengan syarat - syarat gereja dan kapela sesuai protokol kesehatan.
Kegiatan peribadatan di gerja juga telah berlangsung selama dua pekan berdasarkan imbauan dari Uskup Larantuka dan pemerintah.
• Omzet Penjualan Hewan Jelang Idul Adha Menurun, Pedagang Tetap Optimis
Dalam peninjauan pada Jumat (25/7/2020), Tim Satgas Covid-19 kabupaten Lembata memberikan apresiasi kepada Tim Satgas Paroki atas persiapan fasilitas di masing - masing gereja maupun kapela se - Paroki Salib Suci Hoelea.
"Tim Satgas Paroki Hoelea dan Stasi telah memenuhi syarat dan persiapan alat - alat sesuai dengan protokol kesehatan serta serius dalam pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan gereja. Masing - masing Tim Satgas Covid-19 stasi telah mempersiapkan fasilitas berupa wadah cuci tangan, handzsanitaser, pengukur suhu tubuh serta pengaturan jarak tempat duduk di dalam geraja dan ini merupakan Paroki pertama di Kabupaten Lembata," ungkap Romo Agustinus Guna Pr saat ditemui, Senin (27/7/2020).
• Radio Edukasi Spensa FM Jangkau Siswa Yang Tak Punya Android dan Internet di Lembata
Sementara itu, untuk pelayanan perayaan misa atau turne di masing - masing stasi, dirinya telah menyiapkan strategi untuk melakukan turne pada setiap gereja maupun kapela se - Paroki Salib Suci Hoelea di mana perayaaan misa akan dilakukan satu kali atau dua kali di stasi tersebut.
"Bisa misa dua kali dalam satu stasi, bisa satu kali tapi harus diatur sedemikian supaya ada umat bisa ambil posisi tempat duduk di luar atau berdiri, tetapi tetap berjalan dan tetap diberlakukan protokol kesehatan. Dan sangat harapkan ada umat yang mengambil posisi di luar, maka dibutuhkan juga adalah alat pengeras suara," kata Romo Agustinus.
Ia pun mengimbau kepada semua umat paroki agar tetap patuh dan taat pada imbauan pemerintah, Uskup Larantuka dan membelakukan protokol kesehatan jika sedang berada di luar rumah.
"Walaupun Gereja dan kapela sudah dibuka tapi seluruh umat harus patuh dan taat kepada himbauan Pemerintah, bapak Uskup dan tetap berjalan dan berlaku protokol kesehatan. Selalu pakai masker, selalu cuci tangan, selalu jaga jarak ( 3S ). Karena keselamatan pribadi adalah tanggungjawabmu. Is fecit, cuit prodest: barangsiapa yang berguna, dia telah berbuat baik. Quit habet aures audiendi audiat: barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan," pesan Romo Agustinus.
Peninjauan gereja dan Kapela yang berlansung sehari ini melibatkan beberapa pihak terkait di antaranya Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Lembata, Camat Omesuri, Serta Pastor Paroki RD Agustinus Guna Pr. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Ricko Wawo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tim-satgas-covid-19-lembata-apresiasi-kesiapan-paroki-hoelea-siapkan-protokol-kesehatan.jpg)