Breaking News:

Pemkab Belu Dorong Masyarakat Berwirausaha

Pemkab Belu) dibawa kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay, SH dan Drs. JT Ose Luan terus mendorong masyarakat untuk Berwirausaha

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Wabup Belu, J.T Ose Luan memberikan arahan saat memantau sekaligus menyerahkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Atambua Kota, Rabu (22/7/2020). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) dibawa kepemimpinan Bupati Willybrodus Lay, SH dan Drs. JT Ose Luan terus mendorong masyarakat untuk Berwirausaha demi peningkatan ekonomi keluarga.

Masyarakat dapat memanfaat peluang dari program Bulog yang dinamakan Rumah Pangan Kita (RPK) dan produk baru Bank NTT yakni kredit merdeka yang bunga pinjaman nol persen.

Masyarakat bisa mengembangkan usaha seperti kios dengan bermitra dengan Bulog untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan pokok yang harganya terjangkau. Bila masyarakat kekurangan modal bisa mengajukan kredit ke Bank NTT di program Kredit Merdeka dengan bunga nol persen. Program kredit merdeka ini baru diluncurkan saat puncak HUT Bank NTT ke 58 beberapa waktu lalu. Program kredit merdeka ini diperuntukan bagi pelaku usaha UMKM.

Update Covid-19 di Belu: Empat Orang Berstatus Kontak Erat Dalam Pemantauan

Ajakan Wabup Belu, J.T Ose Luan ini disampaikan saat memantau sekaligus menyerahkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang bersumber dari Dana APBD II Pamkab Belu kepada 149 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Atambua Kota, Rabu (22/7/2020). Hadir saat itu, Wakil Ketua DPRD Belu, Yohanes Jefry Nahak, Pemimpin Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina Faturene dan Kepala Perum Bulog Subdivre Atambua, Naomi Uly.

Alamak, 314 unit Kendaraan Plat Merah Pemkab Malaka Masih Tunggak PKB

Menurut Ose Luan, pemerintah mendorong masyarakat untuk berwirausaha sejalan dengan peluang-peluang yang ada saat ini, baik program dari Bulog maupun Bank NTT. Dua program ini saling menopang dan menjadi peluang bagi masyarakat untuk berwirausaha demi meningkatkan pendapatan rumah tangga. Pasalnya, Bulog melalui program Rumah Pangan Kita menyediakan berbagai barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kemudian dari sisi permodalan, Bank NTT memberikan kesempatan emas bagi masyarakat untuk mendapatkan kredit dengan bunga nol persen.

"Sekarang ini terdapat juga beberapa program yang saling mendukung untuk membantu masyarakat, baik itu dari Perum Bulog maupun Bank NTT.
Ada program dari Perum Bulog yang namanya Rumah Pangan Kita, begitupun Bank NTT menawarkan program Kredit Merdeka dengan bunga nol persen", terang Ose Luan.

Pemimpin Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina Faturene pada kesempatan itu menjelaskan, bantuan JPS sebesar Rp 1.800.000 untuk jatah tiga bulan yang sudah masuk dalam buku rekening masing-masing. Fridolina mengharapkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Masyarakat juga diajak menabung di Bank NTT.

Dengan memiliki tabungan, masyarakat yang berniat untuk berwirausaha bisa mengajukan kredit
ke Bank NTT lewat program kredit merdeka dengan bunga nol persen. Plafon kredit Rp 1.000.000- Rp 5.000.000 dengan persyaratan fotocopy KTP suami dan istri, fotocopy Kartu Keluarga dan surat keterangan usaha dari pemerintah desa atau kelurahan.

"Bank NTT mempunyai produk baru yaitu kredit merdeka dengan bunganya nol persen. Plafonnya Rp 1.000.000 - Rp 5.000.000. Persyaratannya fotocopy KTP suami dan istri, fotocopy Kartu Keluarga, dan surat keterangan usaha dari kelurahan," jelas Fridolina.

Kepala Perum Bulog Subdivre Atambua, Naomi Uly menyampaikan, Bulog memiliki program Rumah Pangan Kita (RPK) yang khusus menyediakan barang-barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Tujuannya untuk menekan harga pasar agar barang kebutuhan pokok tetap stabil. Program ini juga sebuah peluang usaha bagi masyarakat untuk menjadi penyalur atau yang biasa disebut Sahabat Rumah Pangan Kita. Persyaratan menjadi Sahabat Rumah Pangan Kita diantaranya, fotocopy KTP, fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy Situ/Siup jika ada, atau dengan mengambil surat keterangan usaha dari desa/kelurahan.

Ketua DPRD Kabupaten Belu, Jeremias Manek Seran Jr saat diminta komentarnya mengatakan, ia sangat mendukung dengan Pemerintah Kabupaten Belu yang mendorong masyarakat berwirausaha. Hal ini sejalan dengan geliat pembangunan di Kabupaten Belu seperti infrastruktu jalan, listrik, pendidikan dan kesehatan sudah bergerak maju sehingga orientasi pembangunan ke depan ke arah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Iya infrastruktur kita sudah bagus. Kita dorong ke pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha-usaha ekonomi. Ini bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. DPRD siap mendukung dari sisi anggaran untuk pemberdayaan ekonomi", pungkas Jeremias. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved