Breaking News:

Pemkab Belu Siapkan 2 Jenis Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) menyiapkan dua skema pembiayaan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay saat menyerahkan Bantuan JPS kepada perwakilan masyarakat Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Selasa (21/7/2020) 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu ( Pemkab Belu) menyiapkan dua skema pembiayaan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19 berupa bantuan jaring pengaman sosial ( JPS) dan bantuan penanganan Dampak Ekonomi yang bersumber dari APBD Kabupaten Belu.

Untuk bantuan JPS sementara disalurkan di sejumlah kelurahan dalam Kota Atambua dan akan menyusul di desa-desa.

Sedangkan bantuan dampak ekonomi sementara didata oleh pemerintah tingkat desa dan kelurahan. Data dari desa akan diverifikasi oleh Pemerintah Kabupaten Belu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) bersama Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD).

Melki Laka Lena Ingatkan Ini Kepada Kader Golkar di Malaka

Demikian diungkapkan Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam kegiatan penyaluran Bantuan JPS bagi 297 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Selasa (21/7/2020).

Menurut Bupati Lay, saat ini pemerintah desa dan kelurahan masih mendata masyarakat yang selama ini memiliki usaha ekonomi, namun pendapatan usahanya merosot atau bahkan terhenti akibat dampak Covid-19. Selain masyarakat yang memiliki usaha, pemerintah desa dan kelurahan juga mendata masyarakat disabilitas.

Mengerikan, Harga Bensin Eceran di Lembata Tembus Rp 50 Ribu Per Botol

Bupati Willy Lay menegaskan kepada lurah dan kepala desa agar wajib mendata warga disabilitas untuk mendapatkan bantuan.

"Saya minta lurah dan kepala desa wajib mendata dan membantu agar warga disabilitas juga mendapatkan bantuan JPS sehingga ada rasa keadilan dan semua warga Belu mempunyai hak yang sama mengakses bantuan pemerintah," ujar Bupati Willy Lay.

Selain penyandang disabilitas, anak yang ditinggalkan orang karena merantau juga wajib didata untuk menerima bantuan JPS. Kepada pemerintah desa, kelurahan dan camat diminta untuk membantu mereka manakala mengurus administrasi.

Turut hadir dalam kegiatan pembagian JPS yakni, Penjabat Sekda Belu, Marsel Mau Meta, Kadis Sosial, Sabina Mau Taek, Kadis Pariwisata, Eddy Bere Mau, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Christoforus Loe Mau, Kabid PPM BP4D, Jemi Boy Kotta, serta Camat Kota Atambua, Vinsensius Mau, Lurah Tenukiik, Maria Filomena Pereira. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved