Breaking News:

Terkait Ancaman DBD, Kadis Kesehatan Sikka : Masyarakat Jangan Panik dan Tetap Tenang

Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka sebenarnya telah berupa maksimal dalam penanganan DBD yang mengancam warga

POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Kadis Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka sebenarnya telah berupa maksimal dalam penanganan DBD yang mengancam warga.

Namun saat ini, warga harus sadar tentang penting kebersihan lingkungan baik di dalam dan di luar rumah dalam rangka pencegahan dini DBD.

Langkah-langkah pencegahan sering dipasang pemerintah melalui baliho dan spanduk serta sosilisasi di media massa dan sosial.

Direktur WALHI NTT Tolak Pembangunan Pabrik Semen di Manggarai Timur, Ini Alasannya

Yang terpenting sekarang masyarakat harus mulai cepat sadar kalau DBD perlu dicegah bersama-sama.

Kadis Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Jumat (10/7/2020) siang menjelaskan, fasilitas kesehatan di Sikka telah dibangun.

Bahkan kalau pasien DBD meningkat, pemerintah telah menyiapkan fasilitas perawatan selain di rumah sakit pemerintah dan swasta.

DPRD Sikka Tegaskan Perlu Langkah Cepat Tangani DBD

Ada juga fasilitas puskesmas yang sudah lengkap fasilitas pelayanan termasuk ada ruangan isolasi yang telah dibangun mengatasi Covid 19.

"Penanganan DBD sudah jadi perhatian kami di Dinas Kesehatan Sikka.Masyarakat Sikka kami minta tetap tenang dan jangan panik karena langkah penanganan sudah disiapkan pemerintah," tegas Petrus.

Sebelumnya, di tengah pandemi Covid-19, Kabupaten Sikka masih berjuang melawan virus Deman Berdarah Dengue (DBD).

Terhitung, sejak Januari hingga Juli 2020 terdapat 1.728 kasus DBD dan15 orang diantaranya meninggal dunia.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved