Terkait Ancaman DBD, Kadis Kesehatan Sikka : Masyarakat Jangan Panik dan Tetap Tenang
Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka sebenarnya telah berupa maksimal dalam penanganan DBD yang mengancam warga
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
Senada dengan Mario, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus kepada wartawan menjelaskan, kasus DBD masih ditemukan hingga pertengahan Juli 2020.
Meski disibukkan dengan penanganan covid-19, pihaknya masih terus memantau perkembangan kasus DBD di Sikka.
Herlemus mengatakan, kasus DBD di Sikka terus mengalami penurunan sejak Pemkab Sikka menetapkan DBD sebagai KLB.
Terhitung sudah 1.728 kasus, di mana 1.709 dinyatakan sembuh dan 15 orang meninggal dunia.
"Puncak DBD ini terjadi pada bulan Februari 2020 lalu. Sejak Februari ada 720 kasus, bulan maret 483 kasus, bulan April 102 kasus, bulan Mei 43 kasus, Juni 26 kasus, dan hingga pertengahan Juli terdapat 8 kasus," papar Herlemus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)