Satu Warga Positif Covid-19, Pemda TTU Siapkan Ruang Isolasi

Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( Pemkab TTU) telah menyiapkan satu ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ruang isolasi masih dalam proses pengerjaan. Gambar diambil, Jumat (10/7/2020) 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara ( Pemkab TTU) telah menyiapkan satu ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19. Persiapan ruang isolasi tersebut dilakukan karena sudah ada satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Pos Kupang pada, Jumat (10/7/2020) siang ruang isolasi yang terletak di kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu tersebut masih belum bisa digunakan.

Wali Kota Kupang dan Tim GKH Gelar Jumpa Pers Terkait Gerakan Kupang Hijau

Pasalnya, gedung yang rencanannya akan dijadikan sebagai ruang isolasi tersebut masih dalam proses pengerjaan. Tampak sejumlah pekerja sedang melakukan proses finishing di dalam ruangan isolasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristiforus Ukat mengungkapkan bahwa, persiapan ruang isolasi sudah dilakukan jauh sebelum adanya pasien positif covid-19.

Melanggar Kode Etik, Ketua KPU Sumba Barat Dipecat

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika nantinya ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka gugus tuga sudah dapat menggunakan ruangan isolasi tersebut.

"Tadi seperti yang disampaikan oleh direktur rumah sakit bahwa sudah 80 persen. Harapannya nanti Minggu depan sudah digunakan, karena sebagian besar alat sudah ada di TTU, dan sebagiannya lagi masih dalam perjalanan," ujarnya.

Kristoforus mengatakan bahwa, jika nantinya fisik gedung sudah selesai dibangun dan semua alat kesehatan dipasang, pihaknya akan segera menggunakan ruang isolasi tersebut.

"Kalau misalnya sekarang kasus pertama ini dia diswab lagi hasilnya masih positif maka dia nanti akan dipindahkan ke ruang isolasi yang sudah disiapkan," ujarnya.

Kristiforus berharap, dengan adanya satu pasien kasus impor tersebut, seluruh masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari.

"Jadi kalaupun terpaksa harus keluar rumah, maka harus pakai masker, kemudian jangan lupa cuci tangan. Dan siapkan semua itu di rumah masing-masing," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved