Breaking News:

Taman Nasional Komodo

VIDEO - TNK Dibuka dengan Penerapan 3 Fase Pembukaan

VIDEO - TNK Dibuka dengan Penerapan 3 Fase Pembukaan, pembukaan fase 1 ini diberlakukan khusus bagi wisawatan lokal

VIDEO - TNK Dibuka dengan Penerapan 3 Fase Pembukaan

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Humas Balai Taman Nasional Komodo ( BTNK), Muhammad Ikbal Putera mengatakan, Taman Nasional Komodo ( TNK) dibuka dengan menerapkan 3 fase pembukaan, Senin (6/7/2020).

"Hari ini fase 1, mulai 6 Juli 2020 hingga waktu yang belum dipastikan, menunggu hasil evaluasi dan arahan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," katanya saat ditemui di Kantor BTNK.

VIDEO - Suasana Sedih Menyelimuti Keluarga Korban KM Kasih

VIDEO - Bisnis Menjanjikan Bubur Ayam Farmasi Tanpa MSG Raup Rp 25 Juta Per Bulan

VIDEO - Dua Korban Meninggal Kapal Motor Tenggelam di Selat Pukuafu Dievakuasi Petugas Rescue SAR

Dijelaskannya, pembukaan fase 1 ini diberlakukan khusus bagi wisawatan lokal, termasuk wisatawan lokal dan mancanegara yang telah berada di Manggarai Barat sejak Maret 2020 lalu.

"Kenapa sejak Maret 2020, karena kami menerapkan kuota harian, karena itu kami ingin sistem siap dulu, kita tidak ingin sekali waktu datang jumlah wisatawan yang besar, takutnya petugas di lapangan dan stakeholder tidak siap. Dan kami pun mendukung pencegahan dan penyebaran Covid-19," paparnya.

Selain itu, pada Maret 2020 lalu, telah dilakukan penutupan destinasi wisata sesuai arahan demi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19).

"Sehingga, tanggal 22 Maret TNK ditutup sementara, dan baru dibuka 29 Juni. Sebenarnya sebelum pembukaan fase 1, dan dilakukan proses simulasi pelayanan pengunjung selama 5 hari, sejak 29 Juni hingga 5 juli 2020. Sehingga stakeholder diharapkan mencoba online booking sehingga terbiasa," ungkapnya.

Dijelaskannya, pendaftaran dilakukan secara online melalui situs http://bit.ly/komodoonline dan untuk wisatawan, harus memiliki asuransi serta surat bebas Covid-19 (baik rapid tes dan hasil pemeriksaan sampel swab).

Pada fase 1 ini, kata dia, diberlakukan bagi 25 wisatawan di setiap situs wisata, baik situs wisata daratan dan situs wisata perairan.

"Secara online, sejauh ini baru 3 orang wisatawan independen. Yang (nanti) mendaftar ada wisatawan independen, tour agend atau tour operator. Untuk tour agen dan tour operator, saya belum bisa mengakses Informasinya karena sistemnya masih disempurnakan. Tapi pendaftaran yang ingin masuk sudah disosialisasikan," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Jhony Simon Lena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved