Breaking News:

Bubur Ayam Farmasi

VIDEO - Bisnis Menjanjikan Bubur Ayam Farmasi Tanpa MSG Raup Rp 25 Juta Per Bulan

VIDEO - Bisnis Menjanjikan Bubur Ayam Farmasi Tanpa MSG Raup Rp 25 Juta Per Bulan

VIDEO - Bisnis Menjanjikan Bubur Ayam Farmasi Tanpa MSG Raup Rp 25 Juta Per Bulan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Siapa sangka bisnis bubur ayam cukup menjanjikan di Kota Kupang. Bubur Ayam Farmasi, salah satunya. Usaha bubur yang beralamat di Jalan Farmasi No 9 Liliba ini bisa meraup pendapatan Rp 25 juta per bulan. Dalam sehari, 60-70 mangkuk bubur bisa terjual habis.

VIDEO - Sepeda Bekas, Solusi Kebutuhan Sepeda Murah di Tengah Pandemi Covid-19

VIDEO - Pansus LKPJ Dapati Puskesmas Hauhasi Belum Tuntas, Kenapa Belum di PHK?

VIDEO - BREAKING NEWS : Kapal Motor Tenggelam di Selat Pukuafu, Baru Dua Penumpang Selamat

Yana Putri (44), owner Bubur Ayam Farmasi ini mengaku, pendapatan yang ia dapati memang sempat menurun saat pandemi Covid-19. Dulunya, bubur ayam yang terjual hampir 100 mangkuk setiap harinya. Meski demikian, ia menjalankan protokol Covid-19 saat berjualan. Tiga pegawainya memakai masker, penutup wajah, sarung tangan, ada tempat cuci tangan, bahkan mereka mengatur jarak dan tak ada yang makan di tempat.

Ia bercerita, ia telah berjualan bubur ayam sejak empat tahun lalu. Awalnya, ia menjual bubur di arena Car Free Day (CFD) dengan modal awal tidak mencapai Rp500.000. Karena konsisten menjual setiap hari Sabtu itulah kini ia memiliki pelanggan tetap di usaha bubur ayam miliknya. Setelah berjualan di CFD, perempuan tiga anak ini mencoba peruntungannya dengan menjual bubur ayam di beberapa food corner di Kota Kupang. Kemudian, ia pun memutuskan untuk menjual bubur ayamnya di depan rumahnya dan di Jalan Palapa (depan Kantor Pos Kupang).

Salah satu keunggulan bubur ayam Yana ialah tanpa MSG. Hal itu membuat bubur ayam ini ramai diminati oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa. "Sehat buat bayi; beberapa pelanggan itu belinya untuk bayi," kata Yana. Ia menilai, bisnis bubur ayam ini masih menjanjikan ke depannya. "Yang terpenting jaga konsisten rasa dan kualitasnya," tegasnya.

Yana menambahkan, potensi promosi melalui sosial media cukup berpengaruh pada penjualan bubur ayam ini. Menurutnya, hampir 80 persen pembeli mengetahui jualannya dari sosial media. Pembelian melalui aplikasi grab pun cukup banyak. Ia pun menyarankan agar anak-anak muda mulai memikirkan cara sedini mungkin untuk berjualan atau membuka usaha apapun. "Peluang entrepeneur besar, apalagi sosial media yang begitu luas dan besar informasinya. Anak-anak muda, ayo mulai berpikir dari sekarang untuk masa depan," katanya.

Adapun harga bubur ayam ialah Rp18.000 per mangkuk. Topping yang disediakan antara lain sate usus Rp2.500 per tusuk, telur puyuh Rp5.000 per butir, dan perkedel kentang Rp2.500 per buah. Bubur Ayam Farmasi buka dari pukul 6.30 hingga 12.00 WITA. Rika Mboe (26), pegawai Bubur Ayam Farmasi mengaku, jika ramai, bubur ayam milik Yana sudah habis sejak pukul 09.00 WITA. Peminat bubur terbanyak dari pekerja kantoran. Sabtu, 04/07/2020 (POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Tonton, Like, Share, Subscribe Youtube Channel POS-KUPANG.COM

Ingat SUBSCRIBE, SHARE dan tinggalkan jejak di kolom KOMENTAR.

Update info terkini via ONLINE : https://kupang.tribunnews.com/

INSTRAGAM poskupangcom : https://www.instagram.com/poskupangcom/?hl=id

FACEBOOK : POS-KUPANG.COM: https://bit.ly/2WhHTdQ

Penulis: PosKupang
Editor: Jhony Simon Lena
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved