School
Speksanyo Dukung Bakat Siswa, Ada Komunitas Baca Tulis dan Berbagai Taman
Ada yang berbeda ketika kita masuk ke lingkungan sekolah SMPK Santo Yoseph Naikoten atau dikenal dengan nama Speksanyo Naikoten.
Penulis: novemy | Editor: Apolonia Matilde
Kolam lainnya di depan taman doa terdapat ratusan ekor ikan nila, karpet mas dan bawel.
Di atas permukaan kolam itu sejumlah ternak itik peking atau bebek berwarna hitam dan putih berenang.
• Penumpang KM Kasih Berencana Mengikuti Proses Pemakaman Keluarga di Rote
"Kalau mereka (itik) bertelur, telurnya untuk romo kepala skeolah, untuk guru dan juga anak sekolah.
Ikan baru panen sekali diberikan untuk guru," kata Romo Amanche.
Kolam ketiga berada di depan pagar sekolah, berisi ikan mas dan ikan koi.
Menurut Romo Amanche, kebijakan memelihara binatang dan menanam sejumlah bunga dan pohon itu agar lingkungan sekitarnya menjadi asri.
Juga agar agar siswa/i dan guru bisa belajar soal lingkungan hidup dan bisa menjaga dan melestarikannya.
• Jadi Salah Satu Pilihan Hidangan, Ini Tips Agar Salad Kentang Anda Terasa Sempurna
"Anak-anak diajar untuk selain berprestasi lewat kreatifitas, kecakapan dan ketrampilan yang mereka kembangkan, mereka juga kita minta untuk mencintai lingkungan.
Itulah kenapa ada banyak binatang mulai ayam kalkun, ayam kate, burung tekukur, burung pompa hutan, burung merpati, kelinci," kata Romo Amanche.
Speksanyo Naikoten memiliki banyak kegiatan ekstrakokurikuler guna pengembangan diri siswa/i.
Bahkan di bidang menulis dan sastra ada Komunitas Sastra Speksanyo yang diasuh oleh guru Bahasa Indonesia dan para frater yang kualitasnya mumpuni, juga kegiatan dance.
• Manjakan Lidah Dengan Bakso Mercon Kuah Pedas, Bisa Buat Sendiri di Rumah
"Untuk dance siswa/i latihan dua kali seminggu, tetapi kalau ada kegiatan lomba frekuensi latihannya akan bertambah.
Kami mempunyai pelatih dancer yang hebat yakni Aba," kata Romo Amanche.
Sejak tahun 2016, Speksanyo Naikoten telah menerbitkan buletin bernama Columba yang menjadi media untuk menyalurkan bakat menulis dan sastra para siswa/i Speksanyo Naikoten. Buletin ini terbit enam bulan sekali.
Dinamakan Columba, dalam Bahasa Latin artinya merpati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dancer-reza-dan-sharen-bersama-kepala-speksanyo-romo-amanche-frank-oe-ninu.jpg)