Tragedi KM Kasih
Penumpang KM Kasih Berencana Mengikuti Proses Pemakaman Keluarga di Rote
Para penumpang KM Kasih yang tenggelam di Selat Pukuafu berencana mengikuti proses penguburan ibu dari Edi Poy di Rote
POS-KUPANG.COM|KUPANG- Para penumpang KM Kasih yang tenggelam di Selat Pukuafu berencana mengikuti proses penguburan ibu dari Edi Poy (salah satu penumpang KM Kasih) yang meninggal di Rote.
Hal ini dikatakan keluarga pemilik KM Kasih, Zakarias Doroh, kepada POS-KUPANG.COM, Senin, 06/07/2020.
Menurut Zakarias, pada mulanya, para penumpang KM Kasih tersebut, bergegas menuju Pelabuhan Bolok, untuk menumpang kapal Feri penyeberangan ke Pulau Rote. Ketika sampai di pelabuhan, ternyata tidak ada kapal yang berangkat menuju Rote. Setelah itu, mereka (penumpang kapal) menghubungi pemilik kapal untuk bersedia memberikan tumpangan.
• Momen Haru Dua Bocah Korban Tenggelam Dijemput Keluarga di Ruang Jenazah RSB
"Dan kebetulan kapal (KM Kasih) ini, mau pergi pancing cumi. Maka mereka (penumpang kapal) meminta tolong. Kemarin itu, hanya karena keluarga, maka terpaksa kita tolong." ujarnya
Menurut Zakarias, ada dua Perahu yang menyeberang menuju Rote. Perahu pertama ditumpangi ABK, Juragan Kapal dan para penumpang. Beberapa penumpang yang berhasil diselamatkan tersebut, karena mereka ditolong oleh kapal kecil yang menyusul beberapa saat kemudian.
• Pemda TTS Segera Umumkan Hasil Seleksi Perangkat Desa Serentak
"Jadi kalau ada kapal besar yang pergi mancing, selalu ada kapal kecil yang namanya bodi. Kapal besar (KM Kasih) lebih dahulu jam 9, satu dari belakang. Kapal yang menyusul dari belakang itu, muat es batu. Jadi rencananya setelah kasih turun keluarga (yang pergi ke Rote) mereka pergi mancing dan hasil tangkapan mereka simpan di es batu tadi." jelas Zakarias
Ia menambahakn, sehingga kita tidak menyangka bahwa akan terjadi seperti ini. "Kita punya niat baik, tetapi rencana Tuhan seperti ini," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oncy Rebon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dipastikan-29-orang-berada-di-dalam-kapal-km-kasih.jpg)