UTBK Tahap I Untuk SBMPTN, Para Rektor Masih Beda Pendapat
Ujian Tertulis Berbasis Komputer ( UTBK) tahap I untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) akan digelar 5 Juli
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ujian Tertulis Berbasis Komputer ( UTBK) tahap I untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) akan digelar 5 Juli mendatang.
Meski demikian, para rektor se-Indonesia masih berbeda pendapat tentang tata cara pelaksanaannya.
Hal ini disampaikan Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu pada Rabu (24/06/2020).
• WALHI NTT, Menolak Rencana Pembangunan Pabrik di Manggarai Timur
"Tes yang akan dilakukan tanggal 5 Juli mendatang, tahap I UTBK untuk SBMPTN, kita para rektor ini kemarin masih berbeda pendapat karena kalau daerah yang tidak kepulauan khususnya di Indonesia Barat ini mereka masih bisa kontrol" kata Fred.
"Tapi kita yang Indonesia Timur, kebanyakan kepulauan ini bagaimana caranya memberikan pelayanan akademik untuk tes UTBK dari daerah karena tidak ada penerbangan, tidak ada pelayaran yang memadai untuk anak - anak kita" lanjutnya.
• UPDATE Corona Manggarai: 1 ODP Masih Dipantau
Fred melanjutkan, dalam rapat seluruh rektor yang diselenggarakan secara online, akhirnya diambil jalan tengah bersama kementerian melalui Plt. Dirjen Dikti untuk menyelenggarakan tes bagi calon mahasiswa yang tinggal di kota saja.
"Yang di dalam kota ini saja. Tidak boleh antar pulau, jadi yang di pulau sana akan dilakukan dengan komputer juga tapi dengan fasilitas yang Kemendikbud persiapkan untuk UNBK yang kemarin tidak jadi" jelasnya.
Ia menjelaskan, semua sudah disiapkan sehingga calon mahasiswa yang akan tes tidak datang di Kota Kupang tetapi mengikuti tes di masing - masing daerah.
"Nah itu rencananya. Tapi saya nggak tahu bisa dieksekusi atau tidak. Jadi kami hanya melakukan tes di Kota Kupang untuk orang Kupang. Tidak boleh antar pulau. Itu rencananya tanggal 5 tapi situasi berkembang terus" ungkapnya.
"Itupun kita lakukan berarti jumlahnya sedikit sehingga kita harus (terapkan) protokol kesehatan, jaga jarak, hand sanitizer harus ada di depan, setiap keluar harus disinfektan, harus terus dibersihkan tuts komputer dan lain sebagainya" lanjutnya.
Menyangkut kuota mahasiswa baru Fred mengatakan, Undana tetap seperti biasa membuka pendaftaran deng kuota 7000 mahasiswa baru.
"Kita sebagaimana biasa sekitar 7000" tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ella Uzu Rasi)