Breaking News:

Perhitungkan Stok

SALAH satu komoditi yang belum bisa dipenuhi melalui adalah gula pasir. Pemerintah telah melakukan berbagai cara, termasuk menggenjot produksi

Perhitungkan Stok
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - SALAH satu komoditi ya

Uksam Selan Dukung Polda NTT Ambil Alih Kasus RSP Boking

ng belum bisa dipenuhi melalui  adalah gula pasir. Pemerintah telah melakukan berbagai cara, termasuk menggenjot produksi. Tujuannya agar suatu saat bisa mandiri, tidak tergantung luar negeri.

Pemerintah juga telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi ( HET) yakni Rp 12.500 per kilogram (kg) di tingkat masyarakat.

Beberapa waktu lalu, harga gula pasir sempat melambung tinggi, bisa mencapai Rp20.000 kg. Namun menjelang hari raya Idul Fitri, melalui Bulog, dilakukan operasi pasar dengan 'mengguyur' gula pasir, tujuan menurunkan harga gula pasir sesuai HET.

Prakonsepsi Calon Pengantin Wanita Untuk Cegah Anak Stunting

Upaya yang dilakukan sudah membuahkan hasil meskipun belum semua menjual gula pasir sesuai HET.

Jika awalnya Bulog Divre NTT mendatangkan 300 ton gula pasir beberapa hari sebelum Idul Fitri sehingga di Kota Kupang harga gula pasir mulai turun, terutama di retail-retail modern, lalu ada juga kios-kios di pasar yang jual sesuai dengan HET.

Bulog Divre NTT lalu datangkan lagi 500 ton gula pasir produksi luar negeri yang sementara dalam perjalanan.

Gula pasir ini didatangkan dari luar negeri karena produksi dalam negeri belum semuanya dilakukan penggilingan, diperkirakan pada bulan Juli atau Agustus
Kepala Bulog Divre Kanwil NTT, Asmal mengungkapkan, stok gula pasir bukan mengalami kekosongan tetapi karena tingginya permintaan dari jaringan, RPK, instansi atau perusahaan yang membeli gula pasir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat pada masa Pandemi Covid-19 ini.

Tingginya permintaan gula pasir, harusnya sudah diantisipasi lebih dulu, mengingat gula pasir sempat hilang dari pasaran sehingga menyebabkan tingginya harga gula pasir.

Hukum ekonomi akan berlaku jika suplai berkurang maka harga akan naik. Karena itu harusnya stok gula pasir bisa dijaga. Jangan sampai kondisi ini dimanfaatkan oleh pihak pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan yang banyak dengan menaikkan harga gula pasir diatas HET dengan alasan gula pasir sulit.

Apalagi belum di lapangan, belum semua daerah menerapkan harga gula pasir sesuai HET.

Sebelum gula pasir tiba di NTT maka perlu pengawasan yang cukup ketat dari semua pihak termasuk dari pemerintah daerah, Satgas Pangan dan juga masyarakat sehingga masyarakat bisa mendapatkan gula pasir sesuai dengan HET.

Diharapkan gula pasir bisa segera tiba di NTT sehingga stok cukup maka akan sulit bagi pihak -pihak lain untuk bermain di air keruh dengan menaikkan harga.

Bulog Divre NTT diharapkan bisa lebih cermat dalam menghitung stok dan kebutuhan sehingga tidak terjadi lagi kekurangan stok. Selain itu kita juga berharap pemerintah bersikap tegas terhadap para spekulan yang bermain-main dengan melakukan penimbunan gula pasir atau bahan pangan lainnya. Jadi ketegasan pemerintah sangat kita harapan. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved