Elfridus Bria Belum Dapat Informasi Hasil Ujian Kartu Prakerja

Satu dari sekian pencari kerja di Kabupaten Belu yang ikut mendaftar Kartu Pra Kerja di Kementerian Tenaga Kerja adalah Elfridus Bria

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.Com
Kartu Prakerja 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA-----Satu dari sekian pencari kerja di Kabupaten Belu yang ikut mendaftar Kartu Pra Kerja di Kementerian Tenaga Kerja adalah Elfridus Bria. Ia mendaftar secara online pada gelembong ke III dan sudah mengikuti ujian online namun hasil ujian online belum disampaikan hingga saat ini.

Elfridus mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (20/6/2020) . Dikatakannya, ia mendaftar kartu prakerja online di gelombong ketiga. Setelah mendaftar, ia mengikuti ujian dan menggbil menu ujian bagian konstruksi sesuai dengan disiplin ilmu yang ia miliki. Usai ujian online, informasi yang disampaikan bahwa hasil ujian akan diumumkan pada saat pembukaan gelombang keempat.

Diultimatum Pospera, Begini Tanggapan Bupati Tahun

Sampai saat ini informasi gelombongan ke IV belum dibuka sehingga informasi hasil ujian online yang ia sudah ikut belum diperoleh dari kementerian. Semua informasi disampaikan melalui email peserta.

"Saya daftar online dan sudah ikut ujian cuma hasilnya belum keluar. Katanya pas gelombang empat ini baru keluar hasilnya", kata Elfridus.

Lanjut Elfridus, sesuai informasi yang diperoleh setelah selesai ujian bahwa hasil ujian gelombang III akan disampaikan pada saat gelombang ke IV dibuka.

Marthen Dukung Langkah KPK Untuk Penutupan Sementara Program Pra Kerja

"Saya daftar tapi golombang IV belum buka kembali. Katanya hasil ujian disampaikan saat buka gelombang ke IV tapi sampai saat ini belum ada kejelasan.

Ditanya mengenai informasi program kartu prakerja akan dihentikan, Elfridus mengaku belum mendapatkan informasi dimaksud.

"Kami belum dengar informasi itu", jawab Elfridus singkat.

Ia menduga, hasil ujian yang ia sempat ikut beberapa waktu lalu belum diumumkan karena terjadi permasalah di tingkat kementarian.

"Bisa jadi karena bermasalah itu mungkin tidak jadi umumkan hasilnya. Berapa minggu ini belum ada perkebangan informasinya. Jadi saya pikir mungkin kartu prakerja sudah tutup karena bermasalah. saya pantau terus tapi belum ada informasi", pungkasnya.

Sekretaris Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Cabang Belu Marius Nahak, S.E saat diminta komentarnya mengatakan, sejauh ini ia belum mendapatkan informasi pasti tentang pendaftaran kartu prakerja dihentikan.

"Saya ikuti perkembangan pemberitaan di media, saya belum temukan informasi pendaftaran kartu prakerja dihentikan", kata Marius.

Lanjut Marius, selama informasi resmi dari kementerian belum ada, para pencari kerja tetap ikut mendaftar secara online. Sejauh ini ada sejumlah pencari kerja di Kabupaten Belu yang ikut mendaftar namun informasi lanjutan belum ia ketahui.

Marius mendukung program kartu prakerja tetap dilakukan karena kartu prakerja ini membantu para buruh. Apalagi di tengah pandemi covid-19.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu, Laurens Kiik Nahak kepada Pos Kupang.Com mengatakan, sampai dengan keadaan, Selasa (26/5/2020), jumlah warga Belu yang mendaftar kartu prakerja sebanyak 600 orang.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved