Update Covid-19 NTT : Tiga Kasus Positif Baru Dari Pulau Sumba
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan tambahan tiga kasus positif Covid-19 baru di Provinsi NTT
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi NTT melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengumumkan tambahan tiga kasus positif Covid-19 baru di Provinsi NTT. Ketiga pasien kasus positif Covid-19 baru tersebut berasal dari Pulau Sumba.
Pertambahan tiga kasus baru tersebut terjadi setelah beberapa hari, tidak ada tambahan kasus dari pemeriksaan terhadap sampel swab yang dilaksanakan di Laboratorium.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 46 spesimen swab di Laboratorium Biomolekuler di RSUD WZ Johannes Kupang, sebanyak tiga sampel dinyatakan positif.
• Anggota DPRD TTU Ditangkap BNN
“Ada 46 spesimen swab diperiksa, diketahui tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere pada Sabtu (20/6) siang.
Spesimen yang diperiksa, kata Minggu Mere, berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Timur dan Kabupaten Sumba Barat Daya.
• Satu Warga SBD Terkonfirmasi Positip Virus Corona
Minggu Mere mengatakan, tiga kasus positif tersebut berasal dari Pulau Sumba. Dua kasus di Kabupaten Sumba Timur dari transmisi lokal dan satu kasus dari Kabupaten Sumba Barat Daya dari kasus impor.
Dengan pertambahan tiga kasus positif Covid-19 baru, maka kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 111 kasus.
Dari total 111 kasus positif tersebut, sebanyak 70 pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh, satu pasien positif meninggal dan 40 orang saat ini masih dirawat.
Minggu Mere merinci, Kota Kupang memiliki 33 kasus positif, Kabupaten Sikka sebanyak 27 kasus, Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 16 kasus, Kabupaten Ende sebanyak 12 kasus.
Sementara untuk Kabupaten Sumba Timur sebanyak 10 kasus positif, Kabupaten TTS sebanyak 4 kasus, Kabupaten Nagekeo sebanyak 3 kasus, Kabupaten Rote Ndao dengan dua kasus, Kabupaten Flores Timur sebanyak 2 kasus, Kabupaten Manggarai 1 kasus dan Kabupaten Sumba barat daya satu kasus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)