101 Sopir dan Ojek di Labuan Bajo Dapat Bantuan Sosial Tunai Rp 600 Ribu dari Korlantas Polri
Sebanyak 101 warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang berprofesi sebagai sopir dan ojek mendapatkan bantuan sosial tunai ( BST)
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Sebanyak 101 warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang berprofesi sebagai sopir dan ojek mendapatkan bantuan sosial tunai ( BST) sebesar Rp 600 ribu, Kamis (11/6/2020). Bantuan dalam Program Keselamatan itu merupakan Bantuan dari Korlantas Polri.
Sejak Kamis pagi, ratusan warga ini telah mendatangi Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mabar untuk melakukan absensi, dilanjutkan dengan penerimaan bantuan.
Satlantas Polres Mabar bekerjasama dengan Bank BRI Cabang Pembantu Labuan Bajo, melakukan penyaluran lanjutan BST tahap 2 kepada warga yang terdampak Covid-19 itu.
• Ini Perkembangan Terbaru Kasus Pencabulan Gadis 13 Tahun di Bukit Cinta Labuan Bajo
Pembagian pun dilakukan dengan penerapan social dan physical distancing di dalam gedung.
Kasat Lantas Polres Mabar melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Mabar, Bripka Alfianus M. Naha mengatakan, pembagian bantuan tersebut merupakan pembagian tahap II setelah bantuan tahap I telah dijalankan pada Mei 2020 lalu. Bantuan tersebut diterima penerima manfaat selama 3 bulan yakni Mei--Juli 2020.
• H-4 Pemberlakuan New Normal, Pemprov NTT Masih Godok Regulasi Tingkat Provinsi
"Sebanyak 101 tukang ojek dan pengemudi yang terbagi dalam 21 orang sopir truk, 23 sopir travel, 20 pengemudi angkot dan 37 ojek mendapatkan sebanyak Rp 600 ribu dari korlantas Polri. Penyerahan bantuan langsung tunai tahap 2 ini masih sama seperti pada tahap 1 yakni sebesar Rp 600 ribu yang langsung sudah ada di dalam buku tabungan atau ATM BRI para penerima," katanya.
Sebelumnya, dilakukan pendaftaran dan para penerima bantuan merupakan warga yang terdampak Covid-19 dan belum mendapatkan bantuan apapun selama pandemi Covid-19 ini.
Pihaknya berharap, bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik dan sekiranya dapat meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.
"Saya harap bantuan ini digunakan sebaik baiknya. Digunakan untuk hal-hal yang penting saja seperti membeli sembako dan kebutuhan lainnya yang sangat dibutuhkan. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak penting," katanya.
Sementara itu, sejumlah penerima mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang diterima.
"Kami sangat bersyukur, terlebih karena pandemi Covid-19 ini penghasilan kami sangat menurun," kata seorang penerima bantuan, Hubertus Goti (25).
Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini mengaku, bantuan yang diterima akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari seperti sembako.
Hal senada disampaikan penerima bantuan lainnya, Frederikus Rahmat Prasana (30), ia mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang ia terima bersama sejumlah rekannya yang terdampak Covid-19.
"Saya bersyukur karena bisa menerima bantuan di tengah wabah Corona, terima kasih," katanya diamini sejumlah rekannya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)