Pandangan Umum Fraksi Terhadap Dua Ranperda Penyertaan Modal Dalam Sidang Paripurna DPRD NTT

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi NTT menggelar sidang paripurna pada Rabu (3/6/2020) malam

Pandangan Umum Fraksi Terhadap Dua Ranperda Penyertaan Modal Dalam Sidang Paripurna DPRD NTT
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sidang paripurna DPRD NTT, Rabu (3/6/2020)

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRDProvinsi NTT menggelar sidang paripurna pada Rabu (3/6/2020) malam.

Sidang yang dimulai pukul 19.30 Wita di ruang sidang utama Kantor DPRD NTT dipimpin Wakil Ketua Iche Sayuna. Hadir Ketua DPRD NTT Emelia Nomleni, wakil ketua Chris Mboeik serta wakil ketua Aloysius Malo Ladi. 

Sidang dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi terhadap rancangan peraturan daerah NTT tentang penyertaan modal daerah terhadap PT Kawasan Industri Bolok Persero dan penambahan penyertaan modal daerah terhadap PT Jamkrida dihadiri Sekda NTT, Ir Ben Polo Maing serta para kepala badan dan staf khusus Gubenur NTT.

Dukung Kejari TTU Usut Dugaan Penyimpangan Pengangkatan PTT, Garda TTU Serahkan Petisi

Dalam sidang tersebut, Fraksi Partai Golkar yang pertama menyampaikan pandangannya menyatakan menerima dua Ranperda tersebut untuk dibahas dalam sidang selanjutnya. 

"Fraksi partai Golkar menyatakan Ranperda diterima untuk dibahas dalam sidang sidang selanjutnya," ujar juru bicara fraksi Partai Golkar. 

Ini Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah di Lembata

Selain Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Nasdem juga menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah yang mengajukan Ranperda bagi peningkatan PAD Provinsi NTT

"Kawasan Bolok merupakan kawasa strategis,apabila dikembangkan dengan tata kelola pemerintahan yang baik dapat memberikan kontribusi pada pendapatan daerah," ujar juru bicara Fraksi Partai Nasdem. 

Fraksi Kebaktian Bangsa, Fraksi Gerindra, Fraksi Hanura, Fraksi Demokrat Solidaritas Pembangunan dan Fraksi Partai Perindo dalam pandangannya juga menyatakan menerima ranperda untuk dibahas dalam sidang dewan. Pandangan umum dari Fraksi PAN tidak dapat disampaikan karena kesalahan teknis sehingga dokumen pandangan umum fraksi akan dilengkapi dan diserahkan kemudian. 

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan menerima dengan catatan. Fraksi PDIP menilai apa yang diaampaikan pemerintah terkait rancangan penyertaan modal untuk kedua perusahaan daerah itu masih sangat sederhana. Perlu ada penjabaran lebih lanjut terkait rancangan tersebut. 

Mulai besok hingga 7 Juni 2020, DPRD akan melalsanakan pantauan lapangan. Selanjutnya dibahas Refocusing dan Realokasi anggaran dan pada Rabu 10 Juni 2020 akan digelar rapat paripurna ke4 dengan agenda tanggapan Gubernur atas pandangan umum fraksi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved