Dukung Kejari TTU Usut Dugaan Penyimpangan Pengangkatan PTT, Garda TTU Serahkan Petisi

Dukung Kejari TTU Usut Dugaan Penyimpangan Pengangkatan PTT, Garda TTU Serahkan Petisi

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ketua Garda TTU, Paulus Bau Modok didampingi Sekretaris Garda TTU, Wilhelmus Oki menyerahkan petisi kepada Kejari TTU di ruang kerjannya, Rabu (3/6/2020). 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Gerakan Rakyat Peduli Demokrasi dan Keadilan Kabupaten Timor Tengah Utara ( Garda TTU) mendukung upaya dari Kejaksaan Negeri ( Kejari TTU) setempat dalam mengusut dugaan penyimpangan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap ( PTT) pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga ( PKO) tahun 2018 dan 2019.

Dukungan Garda TTU terhadap upaya Kejari TTU dalam mengusut dugaan kasus tersebut dibuktikan dengan penyerahan petisi kepada Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Bambang Sunardi.

Ini Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah di Lembata

Petisi yang berisi tiga pon pernyataan sikap itu diserahkan oleh Ketua Garda TTU, Paulus Bau Modok didampingi sekretarisnya Wilhelmus Oki kepada Kajari TTU Bambang Sunardi di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2020).

Ketua Garda TTU, Paulus Bau Modok dalam pernyataan sikapnya mengatakan, pihaknya mendukung Kejari TTU untuk terus menjalankan segala tugas dan tanggung jawab hukumnya khusus pada pemberantasan tindak pidana korupsi dengan konsisten, mandiri, dan terpuji tanpa harus terbebani dengan segala interest politik siapapun.

Ahok Berpeluang Ikut Pilpres 2024 Tapi Syaratnya Berat, Simak Penjelasan Pakar Psikologi UI Ini!

Dijelaskannya, Kejari TTU akan segera memulai penyelidikan terhadap dugaan kasus penyimpangan pengangkatan 1.187 tenaga kontrak (PTT) pada Dinas PPO tahun anggaran 2018 dan 2019 dengan indikasi penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian negara.

"Ini adalah peristiwa hukum luar biasa karena ditengah negeri kita sedang dalam darurat pandemi covid-19, Kejari TTU dengan gagah berani memastikan konsistensinya terhadap tugas pemberantasan tindak pidana korupsi dan inilah momentum strategis untuk Kejari TTU bangkit menciptakan optimisme baru dalam geliat pemberantasan korupsi di bumi Biinmafo," ujarnya.

Paulus menambahkan, dengan adanya keberanian Kejari TTU untuk memulai penyelidikan dugaan penyimpangan pengangkatan 1.187 tenaga kontrak (PTT) pada Dinas PPO tahun anggaran 2018 dan 2019, dengan indikasi penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian negara harus bisa menjadi pintu masuk lahirnya semangat baru bagi Kejari TTU untuk menuntaskan tunggakan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang masih banyak mengendap di Kejari TTU.

"Harapan yang sama juga, semoga rekam jejak kejaksaan tentang prestasi penghentian penyelidikan (SP3) tidak lagi terjadi untuk kesekian kalinya lagi, terutama untuk kasus dugaan penyimpangan pengangkatan 1.187 tenaga kontrak (PTT) pada dinas PKO tahun anggaran 2018 dan 2019 dengan indikasi penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian negara," tegasnya.

Diberitakan Pos Kupang sebelumnya, sebanyak tiga pimpinan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) periode 2014-2019, yakni Frengky Saunoah, Yoseph Nube, dan Amandus Nahas hadir di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU, Rabu (3/6/2020).

Ketiganya hadir untuk memenuhi undangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU Bambang Sunardi, SH, MH dalam kaitan dengan dugaan penyimpangan engangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten TTU tahun 2019.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved