Virus Corona

Saat Pemberlakuan New Normal di Korea Selatan, Ratusan Sekolah Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya

Namun, kabar terbaru menyebutkan Korea Selatan kembali menutup lebih dari 200 sekolah, hanya beberapa hari setelah mulai dibuka.

Editor: Agustinus Sape
ILUSTRASI
Ilustrasi virus corona dan pasien. 

Kementerian Pendidikan Korea Selatan menyebut bahwa peningkatan kasus baru-baru ini telah memengaruhi pembukaan kembali sekolah secara bertahap. Lebih dari 500 sekolah telah menunda dimulainya kembali kelas karena kondisi ini.

Pada hari Kamis mengikuti laporan 40 kasus baru pada hari Rabu yang merupakan angka tertinggi dalam tujuh pekan terakhir. Korea Selatan telah melaporkan total 11.344 kasus dan 269 kematian akibat Covid-19.

Direktur KCDC, Jeong Eun-kyeong, mengatakan negara itu mungkin perlu kembali menerapkan pembatasan sosial ketat yang sempat dilonggarkan pada bulan April.

Pelonggaran ini kemudian mendorong sejumlah besar orang untuk kembali berkumpul di bar dan restoran.

Jeong memperingatkan bahwa peningkatan aktivitas masyarakat membuat petugas kesehatan lebih sulit untuk melacak transmisi virus.

"Jumlah orang atau lokasi yang harus kita lacak meningkat secara geometris. Kami akan melakukan yang terbaik untuk melacak kontak dan menerapkan tindakan pencegahan, tetapi ada keterbatasan untuk apa yang dapat kami lakukan," kata Jeong.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sempat Dibuka, Ratusan Sekolah di Korea Selatan Kembali Ditutup, Ini Penyebabnya...", https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/30/133500865/sempat-dibuka-ratusan-sekolah-di-korea-selatan-kembali-ditutup-ini?page=2.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved