Pria Jawa Meninggal di Komodo
Pekerja Proyek Bandara Komodo Labuan Bajo yang Ditemukan Meninggal Dikenal Jarang Berinteraksi
Pekerja proyek pelebaran Bandara Komodo Labuan Bajo yang ditemukan meninggal dunia di kontrakan bernama Deni Sulistio (35)
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Pekerja proyek pelebaran Bandara Komodo Labuan Bajo yang ditemukan meninggal dunia di kontrakan bernama Deni Sulistio (35) dikenal warga jarang berinteraksi.
Sehari-hari, Deni yang mengontrak rumah yang terletak di RT 13 RW 06 Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) itu hanya sibuk dengan aktivitas kerjanya.
"Dia kurang berinteraksi dengan kami sebagai tetangga," kata Geri Daru (20), warga sekitar yang pertama kali menemukan jenazah Deni.
• Tiba di Lokasi Penemuan Jenazah, Polisi Kenakan APD Lakukan Olah TKP
Diakuinya, Deni terakhir terlihat pada 2 hari yang lalu yakni Rabu (25/5/2020). Deni ditanggal sendiri sejumlah rekannya yang mudik ke Pulau Jawa.
Hal senada disampaikan pemilik rumah, Mex (41) bahwa korban dikenal kurang berinteraksi dengan warga lainnya.
Pihaknya terakhir mengetahui Deni masih beraktivitas pada Rabu lalu karena meminjam salah satu motor milik warga di daerah itu.
• Lembata Jadi Kabupaten Pertama di NTT Salurkan BLT Tahap Pertama di Semua Desa
"Hari Rabu jam 1 siang dia masih pinjam motor, motor itu saat ini masih terparkir di depan rumah kontrakan," bebernya.
Sebagai pemilik rumah, pihaknya pun kaget mengetahui kejadian tersebut dan saat dihubungi langsung mendatangi kontrakannya.
Sementara itu, istri Mex, Erny Lay (40) mengaku, Deni bersama 5 rekannya mengontrak rumahnya pada akhir bulan Maret lalu.
Diketahui Deni merupakan pekerja proyek pelebaran Bandara Komodo Labuan Bajo. "Saya urusan dengan rekannya, saya tidak tahu kalau dia sakit atau apa, hanya tetangga yang pernah bilang saat dia bayar uang air, karena dia pakai tetangga, tetangga bilang kalau dia pucat sekali," katanya.
Diketahui Deni tidak kembali ke kampung halamannya karena tidak mendapatkan tiket pesawat.
Saat ini di lokasi kejadian, Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat (Mabar), tiba di lokasi penemuan jenazah pukul 19.56 Wita langsung memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian.
Selanjutnya, aparat mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seadanya memulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 21.00 Wita.
Aparat kepolisian dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Ridwan, SH. Nampak tubuh Deni yang berada di kamar bagian depan telah menghitam dan mengeluarkan bau kurang sedap. Saat ditemukan, ia mengenakan baju berwarna hitam dan celana panjang jeans warna coklat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)