Pria Jawa Meninggal di Komodo

Tiba di Lokasi Penemuan Jenazah, Polisi Kenakan APD Lakukan Olah TKP

Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat (Mabar), tiba di lokasi penemuan jenazah di Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo Kabupaten Mabar

POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana rumah tempat ditemukannya jenazah, Jumat (29/5/2020). 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat (Mabar), tiba di lokasi penemuan jenazah di Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo Kabupaten Mabar pukul 19.56 Wita. Usai tiba di lokasi, polisi langsung memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian tepatnya di RT 13 RW 06 Desa Batu Cermin.

Selanjutnya, aparat mengenakan Alat Pelindung Diri ( APD) seadanya memulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 21.00 Wita. Aparat kepolisian dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Ridwan, SH.

Lembata Jadi Kabupaten Pertama di NTT Salurkan BLT Tahap Pertama di Semua Desa

Sementara itu, jenazah yang ditemukan itu diketahui bernama Deni dan. Berasal dari Pulau Jawa.

Warga sekitar terakhir melihat Deni masih beraktivitas pada Rabu (27/5/2020) siang. Nampak tubuh Deni yang berada di kamar bagian depan telah menghitam dan mengeluarkan bau kurang sedap.

Saat ditemukan, ia mengenakan baju berwarna hitam dan celana panjang jeans warna coklat.

DPD II Partai Golkar Mabar Bagikan Sembako dan Makanan Tambahan Bagi Bumil

Pemilik rumah, Erny Lay (40) mengaku, Deni bersama 5 rekannya mengontrak rumahnya pada akhir bulan Maret lalu.

Diketahui Deni merupakan pekerja proyek pelebaran Bandara Komodo Labuan Bajo. "Saya urusan dengan rekannya, saya tidak tahu kalau dia sakit atau apa, hanya tetangga yang pernah bilang saat dia bayar uang air, karena dia pakai tetangga, tetangga bilang kalau dia pucat sekali," katanya.

Sementara itu, Deni diketahui tidak kembali ke kampung halamannya karena tidak mendapatkan tiket pesawat.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat dihebohkan penemuan jenazah dalam rumah kontrakan, Jumat (29/5/2020) malam.

Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu diketahui berasal dari pulau Jawa dan telah mengontrak rumah tersebut sejak Maret 2020 lalu.

Saat ditemukan warga, jenazah telah mengeluarkan bau tidak sedap dan kondisi tubuh yang telah menghitam.

Salah satu warga sekitar, Gery Daru (20) mengaku bersama beberapa tetangga lainnya menemukan jenazah tersebut sekitar pukul 19.30 Wita.

"Saya awalnya cium bau busuk dari jam 7 pagi, tapi saya tidak curiga, lalu sampai jam 3 sore tadi, bau semakin tajam, lalu bersama tetangga kami cek, kami lihat dari jendela, badannya sudah bengkak, ternyata dia sudah meninggal," katanya.

Pihaknya pun langsung menghubungi kepolisian terkait kejadian tersebut. Aparat kepolisian tiba pukul 19.56 Wita. Hingga berita ini ditulis pukul 21.13 Wita, jenazah tersebut belum dievakuasi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved