Bupati Willy Lay Pastikan New Normal Mulai 15 Juni 2020

Pemerintah Kabupaten Belu mendukung kebijakan Gubernur NTT tentang pemberlakukan new normal atau tatanan hidup baru di wilayah NTT

POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Bupati Belu Willy Lay 

POS KUPANG.COM | ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu mendukung kebijakan Gubernur NTT tentang pemberlakukan new normal atau tatanan hidup baru di wilayah NTT yang rencananya dimulai tanggal 15 Juni 2020.

Pemkab Belu memastikan pemberlakuan new normal sesuai dengan kebijakan Gubernur yakni tanggal 15 Juni 2020. Aktivitas perekonomian masyarakat, dunia usaha dan ASN mulai normal tanggal 15 Juni 2020. Pemberlakukan new normal ini tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah pandemik Covid-19.

Antisipasi Kedatangan PMI, Kabupaten Kupang Bentuk Tim Penjemput PMI dari Lintas Sektor

Hal ini disampaikan Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H kepada POS-KUPANG.COM, saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2020). Menurut Willy Lay, Pemkab Belu menyambut baik dan siap mendukung kebijakan Gubernur NTT tentang pemberlakukaan new normal.

Walaupun Belu tergolong daerah zona hijau, pemerintah tidak ingin mendahulu kebijakan Gubernur. Pemkab Belu tetap menyesuaikan dengan kebijakan Gubernur untuk pemberlakuan new normal yakni tanggal 15 Juni 2020.

"Kami dukung kebijakan itu. Tanggal 15 sudah normal dengan tetap mematuhi protokol Covid-19. Jadi harus hidup berdampingan dengan Covid-19", ujar Bupati Willy Lay.

UPDATE Corona Manggarai: Masih 17 OTG

Bupati Willy Lay sejalan dengan pemikiran Gubernur NTT bahwa aktivitas perekonomian masyarakat dan ASN harus kembali normal walaupun di tengah pandemi Covid-19. Memang melawan Covid-19 harus hidup berdampingan dengan Covid-19 dan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

New normal yang dimaksudkan Bupati Willy adalah masyarakat harus berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid-19 asalkan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Berkaitan dengan pemberlakukan new normal ini, pemerintah tetap memperhatikan aspek kesehatan masyarakat, diantaranya di wilayah pasar. Karena pasar merupakan pusat perekonomian dan menjadi pusat aktivitas banyak orang.

Pemerintah sudah mengatur para pedagang di Pasar Baru Atambua agar melaksanakan physical distancing sesuai aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal ini dilakukan demi mencegah penularan Covid-19 sekaligus menjaga kesehatan para pedagang agar mereka tetap sehat dan terhindar dari Covid-19.

Penerapan physical distancing ini diatur oleh Pemerintah Kabupaten Belu melalui Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang dimulai sejak Senin (18/5/2020). Pengaturan ini dilakukan tim gugus tugas yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Polres Belu dan Kodim 1605/Belu.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved