Kelurahan Liliba Telah Salurkan BLT Tahap 1 Bagi 464 Warga Terdampak Covid-19

Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT telah menuntaskan penyaluran BLT

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Lurah Liliba, Viktor A Makoni, S. Sos, Kamis 28/05/2020 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT telah menuntaskan penyaluran BLT (bantuan langsung tunai) tahap 1 bagi warga terdampak Covid-19.

Penyaluran bantuan berupa uang tunai tersebut diproses secara langsung oleh masyarakat di Kantor Pos dan Giro Kota Kupang, dan di Bank BRI serta BRI.

Hal ini disampaikan Lurah Liliba, Viktor A. Makoni, S. Sos, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (28/05/2020).

Desa Wehali Dijadikan Pilot Project Program STBM

Dikatakan Viktor, dari 605 KK (Kartu Keluarga) yang diusulkan oleh para ketua RT, kepada Kelurahan dan diteruskan ke pusat, ada 464 KK yang terverifikasi untuk menerima BLT.

Nama-nama para penerima BLT tersebut, didata langsung oleh Ketua RT, dan dikhususkan bagi warga kurang mampu, bukan PNS yang terdampak Pandemi Covid-19.

Kejari TTU Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Hiba Unimor Senilai Rp 4 Miliar

"Bantuan ini diperuntukan bagi warga tidak mampu yang merasakan langsung dampak dari Pandemi Covid-19 seperti mereka yang diPHK , tukang ojek, dan kategori warga tidak mampu yang tidak tersentuh bantuan-bantuan lainnya." ungkap Viktor.

Ia juga menjelaskan bahwa, untuk tahap pertama penyaluran BLT di Kelurahan Liliba berjalan aman. Bagi masyarakat yang sudah terdaftar menerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan), tidak boleh terdaftar dalam BLT.

"Bagi masyarakat kurang mampu yang belum menerima semua bentuk bantuan pemerintah, yang tersisa kira-kira 300-an KK, akan diusulkan untuk menerima bantuan yang diberikan langsung oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Kupang." kata Viktor.

Ia berharap, semua usulan dari kelurahan untuk ditindaklanjuti dinas terkait dapat dijawab. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir rasa ketidakpuasan dan kecemburuan sosial antar masyarakat.

Bagi para penerima, sambungnya, bantuan yang diberikan oleh pemerintah dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Jangan dipergunakan untuk membeli pakaian dan untuk tujuan lain yang berbeda dari tujuan awal bantuan tersebut disalurkan." pungkas Viktor. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oncy Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved