Kamis, 7 Mei 2026

Coeona di NTT

VIDEO - Dominggas Soares Menangis Terharu Saat Terima Bantuan dari Polres Belu

VIDEO - Dominggas Soares Menangis Terharu Saat Terima Bantuan dari Polres Belu

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Jhony Simon Lena

VIDEO - Dominggas Soares Menangis Terharu Saat Terima Bantuan dari Polres Belu

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Polres Belu bersama Bhayangkari melaksanakan bakti sosial pembagian paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Belu, daerah perbatasan RI-RDTL, Jumat (15/5/2020).

Pemberian sembako ini difokuskan pada warga yang sangat berkekurangan seperti lansia, orang sakit dan yatim piatu.

VIDEO - Warga Bajawa, Ngada - NTT, Karmela Fono Terharu Dapat Sembako dari Kapolres Andhika

VIDEO - Proses Evakuasi Pasien Covid-19 Klaster Lambelu

VIDEO: Posko Covid-19 di Mano Perketat Penjagaan Perbatasan Manggarai

 

Satu dari sekian warga yang menerima bantuan adalah Dominggas Soares (22), warga Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua. Saat terima bantuan sembako, Dominggas menangis terharu karena tidak disangka, ia mendapat bantuan sembako dari Polres Belu.

Disaksikan Pos Kupang.Com, beberapa mobil polisi termasuk mobil dinas Kapolres Belu berhenti di depan rumah Dominggas. Saat itu, Dominggas sementara duduk dengan temannya di depan pintu.

Dominggas terlihat gugup melihat Kapolres Belu bersama sejumlah anggota berjalan menuju rumahnya. Tak lama berselang, muncul seorang anggota polisi yang ia kenal dan memberitahukan bahwa Polres Belu datang membagikan sembako.

Sontak saja, Dominggas senang dan gembira. Selanjutnya Kapolres Belu, AKBP Cliffry Steiny Lapian didampingi Ketua Bhayangkari, Ny. Sesca Cliffry Lapian menyerahkan paket sembako kepada Minggas.

Karena merasa terharu, Dominggas menangis saat Kapolres Belu memberikan paket sembako. Sambil menerima paket bantuan, Minggas terus mengusap air matanya dengan tangan di hadapan Kapolres dan Ketua Bhayangkari.

Ketika ditemui wartawan, Minggas mengaku, ia sangat terharu sehingga ia menangis. Ia terharu karena dalam hidupnya, baru pertama kali mendapat bantuan sembako seperti ini.

"Saya terharu sekali jadi saya tidak bisa tahan menangis. Saya baru pertama dapat bantuan seperti ini", ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Minggas mengaku, ia hidup seorang diri di rumahnya karena kedua orang tua masih pergi merantua. Ia tidak menyangka dirinya mendapat bantuan sembako.

Minggas menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Belu yang telah memberikana bantuan sembako. Baginya, bantuan tersebut sangat bernilai dan sangat membantu dirinya yang saat ini hidup seorang diri.

"Terima kasih Bapak Kapolres atas rejeki yang saya terima ini hari. Saya mendoakan semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan buat Bapak Kapolres dan bapak-bapak semua", tutup Minggas.

Selain di Haliwen, Polres Belu juga membagikan sembako kepada warga di Dusun Umanen, Kelurahan Umanen. Di lokasi ini, Kapolres Cliffry
menyambangi pertama di rumah Eugenius Mense, yang menderita sakit strok.

Sebelum menyerahkan bantuan, Kapolres melihat kondisi Eugenius yang saat itu hanya duduk diam di kursi. Lalu kapolres memberikan peneguhan kepada istri dari Eugenius seraya menyampaikan tujuan dari kedatangan keluarga besar Polres Belu di rumahnya.

Setelah penyerahan sembako, tenaga kesehatan dari Polres Belu langsung melakukan tensi darah kepada Eugenius.

Istri dari Eugenius, Yohan Da Cunya kepada wartawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Belu dan jajarannya yang telah membantu keluarganya berupa sembako.

Ia menceritakan, suaminya menderita sakit strok sejak satu tahun lalu. Sebagai petani, Yohana tetap berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya walaupun bekerja sendiri. Sesekali ia dibantu anaknya yang sudah berkeluarga dan tinggal berjauhan.

Selama masa covid-19 ini, Yohana bersama keluarganya sangat merasakan dampaknya, terutama dampak ekonomi karena mereka lebih banyak berdiam di rumah sesuai himbuan pemerintah.

Di tengah situasi yang begitu sulit, Yohana tidak menyangka bahwa ada orang lain yang datang membantu guna meringankan beban hidupnya.

"Saya bersyukur sekali karena hari ini keluarga saya dapat rejeki dari bapak Kapolres Belu. Terima kasih buat semua yang tela perhatikan nasib kami", ungkap Yohana dengan nada lembut.

Kapolres Belu, AKBP Cliffry Steiny Lapian kepada wartawan mengatakan, di tengah situasi covid-19 ini, Polres Belu bersama jajarannya merasa terpanggil untuk berbagi kasih dengan sesama. Bantuan sembako yang disiapkan Polres sebanyak 200 paket. Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang benar-benar kurang mampu terutama bagi keluarga yang ada orang sakit, lansia dan yatim piatu.

Kapolres Cliffry berharap, bantuan yang diberikan itu dapat meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak wabah covid-19.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Kapolres juga menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan covid-19, seperti pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan hindari kerumunan.

"Kita juga tetap menghimbau supaya masyarakat lebih patuh dan disiplin mengikuti anjuran dari Pemerintah, apalagi NTT sekarang sudah masuk zona merah. Kalau semua imbauan dan protokol kesehatan dijalankan, maka Kita secara tidak langsung melindungi diri dan orang lain dari penyebaran virus corona", pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Tonton, Like, Share, Subscribe Youtube Channel POS-KUPANG.COM

Ingat SUBSCRIBE, SHARE dan tinggalkan jejak di kolom KOMENTAR.

Update info terkini via ONLINE : https://kupang.tribunnews.com/

INSTRAGAM poskupangcom : https://www.instagram.com/poskupangcom/?hl=id

FACEBOOK : POS-KUPANG.COM: https://bit.ly/2WhHTdQ

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved