VIDEO: Posko Covid-19 di Mano Perketat Penjagaan Perbatasan Manggarai

Mengingat kasus positif Covid-19 di NTT semakin meningkat, pihak Posko Covid-19 Perbatasan di Mano, Kec. Poco Ranaka, Kab. Manggarai diperketat.

VIDEO: Posko Covid-19 di Mano Perketat Penjagaan Perbatasan Manggarai

POS-KUPANG.COM, RUTENG – Mengingat kasus positif Covid-19 di NTT semakin meningkat, pihak Posko Covid-19 Perbatasan di Mano, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai juga makin memperketat penjagaan.

Salah satunya adalah  bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas, THL di Manggarai Timur wajib menunjukan surat keterangan jalan dari OPD terkait.

Hal itu disampaikan oleh Camat Poco Ranaka sekaligus Koordinantor Posko Covid-19 di Mano, Alvian Yoran Nengkos, S.STP kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 15 Mei 2020.

Alvian mengatakan, selain itu ASN dan THL juga wajib menunjukan identitas diri dan juga wajib menggunakan masker, jika tidak mengindahkan salah satu persyaratan itu, maka akan ditahan dan wajib dipulangkan ke Borong atau kembali awal perjalanan.

VIDEO - Warga Bajawa, Ngada - NTT, Karmela Fono Terharu Dapat Sembako dari Kapolres Andhika

VIDEO - Proses Evakuasi Pasien Covid-19 Klaster Lambelu

VIDEO - VIRAL - Virus Corona Lebih Berbahaya dari Pelakor

Sekertaris Daerah, Sekda Manggarai Timur, Ir Boni Hasudungan Siregar mengatakan, pemkab setempat sudah terbitkan instruksi Bupati Manggarai Timur dengan Nomor BPBD.360/159/V/2020 pada tanggal 5 Mei 2020.

Instruksi tersebut tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H, dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Kabupaten Manggarai Timur.

Dikatakan Sekda Boni, mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Instruksi ini berlaku sejak tanggal 5 sampai 31 Mei 2020.

Adapun isi intruksi itu, jelas Sekda Boni, pertama, melarang sementara penggunaan transportasi baik darat, laut dan transportasi udara dengan tujuan keluar dan atau masuk wilayah zona merah penyebaran Covid 19.

Kedua, pelaku perjalanan dari Zona Hijau wajib menyertakan identitas, surat keterangan kesehatan, surat keterangan jalan dari kepala desa, lurah atau camat terkait tujuan dan lama perjalanan dari wilayah asal perjalanan.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved