Berita Populer
Cinta Terlarang Guru dan Siswi Akhirnya Terbongkar, "Pak, Saya Tidak Mens Lagi"
Kisah cinta terlarang, selalu berujung pada prahara. Seperti itulah yang dialami Pwd, seorang guru yang sehari-harinya mengajar di SMP Negeri Blitar.
Cinta Terlarang Guru dan Siswi Akhirnya Terbongkar, "Pak, Saya Tidak Mens Lagi"
POS-KUPANG.COM - Kisah cinta terlarang, selalu saja berujung pada prahara. Seperti itulah yang dialami Pwd, seorang guru yang sehari-harinya mengajar di SMP Negeri Blitar, Jawa Timur.
Kendati kisah asmara dengan anak didiknya itu begitu apik untuk dirahasiakan, tetapi aib yang diciptakan itu akhirnya terbongkar jua.
Ibarat sepandai-pandainya menyembunyikan bangkai tapi akhirnya tercium juga, itulah yang dialami oknum guru yang berstatus pegawai negeri tersebut.
Apesnya, kisah cinta terlarang itu, diungkap sendiri oleh istri sang guru yang juga mengajar pada sekolah yang sama, yakni SMP Negeri Blitar, Jawa Timur.
Sang istri sesungguhnya mulai merasakan ada perubahan pada sikap dan tingkah laku suaminya yang berinisial Pwd, 39 tahun.
Pwd berasal dari Kecamatan Sutojayan dan menjadi guru pramuka pada SMP negeri tersebut.
Tingkah Pwd yang berubah itu sudah terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Dan, ia pun mulai curiga.
Dan, ketika suami mengajar di kelas, istrinya yang juga sama-sama guru di sekolah itu, pura-pura meminjam ponsel pada suaminya.
Begitu Pwd mengajar, istrinya membuka seluruh isi ponsel suaminya di ruang guru.
"Istrinya di ruang guru membuka WA suaminya," tutur Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani, Jumat (15/5/2020).
Setelah mencermati satu per satu isi WA, istrinya kaget bukan kepalang. Pasalnya, ia menemukan isi WA, yang menuntut pertangungjawaban, karena si pengirim WA itu mengaku sudah tak lagi mens.
Lebih kaget lagi, ialah WA tersebut ternyata dari orang yang dikenalnya. Pengirimnya adalah siswinya sendiri, yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMP.
Dan, WA dari siswi tersebut dikirim kepada Pwd pada 4 Mei 2020. Itu artinya, suaminya sedang menjalin hubungan terlarang dengan anak didiknya.
"Sehabis membaca WA, sang istri nggak marah kepada suaminya. Namun ia langsung pulang dan menunggu suaminya di rumah. Sebab, itu dianggap aib keluarganya sehingga harus diselesaikan di rumah," ungkap Kapolres Ahmad Fanani
Begitu suaminya tiba di rumah, sang istri yang sudah menahan emosi, lansung menumpahkan kemarahannya.
Ia mengatai suami sebagai orang yang bejat dan tak mampu menjaga martabat pernikahan. Apalagi sampai melakukan perbuatan tak senonoh pada anak didiknya sendiri.