Salam Pos Kupang

Budayakan Kerja Tanpa Pamrih

Mungkin kaget mendengar pernyataan pemerintah pusat bahwa sejumlah kabupaten di Nusa Tenggara Timur ( NTT), tak lagi berpredikat daerah tertinggal

Budayakan Kerja Tanpa Pamrih
Dok
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - ANDA mungkin kaget mendengar pernyataan pemerintah pusat bahwa sejumlah kabupaten di Nusa Tenggara Timur ( NTT), tak lagi berpredikat daerah tertinggal sebagaimana yang dilabelkan selama ini.

Kabupaten/kota itu, yakni Kota Kupang, Manggarai Barat, Manggarai, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka dan Flores Timur dan Timor Tengah Utara ( TTU).

Kabar tersebut tentunya disambut gembira oleh aparat pemerintah daerah tersebut. Pasalnya, predikat itu dicapai atas kerja keras seluruh komponen di daerah itu.

150 KK Warga Nunang dan Batok di Reok Manggarai Dapat Sembako dari PT Wijaya Graha Prima

Tapi, ini juga merupakan hasil dari perjuangan panjang pemerintah selama ini. Artinya, kerja keras aparat pemerintah terdahulu yang dilanjutkan oleh pemerintah saat ini, akhirnya membuahkan hasil sebagaimana yang diumumkan pemerintah pusat saat ini.

Pemerintah pada 9 kabupaten/kota yang mendapat label baru itu, tentunya jangan buru-buru membusung dada. Sebab secara faktual, masih banyak warga yang sesungguhnya masih berada di bawah garis kemiskinan.

Sementara daerah lainnya yang hingga kini masih mengemban predikat sebagai kabupaten tertinggal, seyogianya jangan patah semangat. Jangan pula malu atas capaian kinerja yang ternyata belum mampu mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Satgas Yonif R 142/KJ Serahkan Barang Bukti Hasil Penggagalan Penyelundupan ke Bea Cukai

Yang harus dilakukan sekarang, adalah teruslah merancang program, yang semuanya bermuara pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ini penting, karena jika rakyat diberdayakan, jika rakyat dibangkitkan untuk bekerja lebih sungguh dalam meningkatkan kualitas hidupnya, maka hasi dicapai pun, akan nyata adanya.

Artinya, bila kualitas hidup rakyat membaik, maka akan berdampak langsung terhadap kinerja pemerintah daerah di mata pemerintah pusat.

Setidaknya, pemerintah pusat dapat melabelkan predikat baru sebagaimana yang dialami 9 kabupaten di NTT, yakni tak lagi menjadi kabupaten miskin di Indonesia.

Dan, satu hal yang barangkali perlu kita kedepankan pada moment seperti sekarang, adalah NTT sesungguhnya bukan daerah miskin, seperti yang disebut-sebut selama ini. Sebab, begitu banyak kekayaan alam yang tersedia di daerah ini. Sektor kelautan dan perikanan, pariwisata, pertanian, peternakan dan potensi-potensi lain, masih sangat melimpah.

Hanya saja, karena sampai saat ini, masih tampak salah urus oleh aparat pemerintah kita, maka hasilnya pun, adalah masyarakat NTT masih hidup miskin di tengah alam yang kaya raya.

Untuk itu, melalui momen ini, barangkali tidak berlebihan bila kita mendorong pemerintah untuk masuk ke budaya kerja yang baru, yakni bekerja tanpa pamrih untuk rakyat.

Jika budaya ini kita terapkan, maka kesejahteraan hidup masyarakat akan mudah tercapai. Sebab semua aparatur yang bekerja memiliki satu spirit yang sama, yakni bekerja tanpa pamrih, bekerja tanpa menuntut imbalan apapun pada masyarakat maupun pada induk semangnya, yakni pemerintah. Semoga. *

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved