Di Perbatasan Ende - Nagekeo Ada yang Ngotot Masuk Tapi Gugus Tugas Tetap Tegas

Instruksi Bupati Ende sehubungan dengan pengendalian transportasi darat di Perbatasan Ende - Nagekeo dilakukan dilakukan sesuai instruksi bupati

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Erik Rede saat menyerahkan bantuan telur untuk tenaga medis di Posko Covid-19 di wilayah perbatasan Ende-Nagekeo, Desa Ondorea Barat Kecamatan Nangapanda, Selasa (28/4/2020). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende memastikan bahwa instruksi Bupati Ende Djafar Achmad sehubungan dengan pengendalian transportasi darat di Perbatasan Ende - Nagekeo dilakukan dilakukan sesuai instruksi Bupati.

"Ada yang bandel atau mungkin karena belum tau ada instruksi Bupati Ende, kami tetap tegas, artinya sesuai instruksi, yang diperbolehkan masuk hanya mobil logistik saja, kendaraan penumpang, pribadi tidak diperbolehkan," ungkap Irwan Nuah Sekretaris Camat Nangapanda kepada POS-KUPANG.COM, (5/5/2020).

Dia katakan yang mau ngotot masuk ke wilayah Kabupaten Ende, dengan beragam alasan. "Ada yang kami suruh pulang, kenapa? sesuai instruksi, boleh masuk kecuali logistik. Kalau ada yang mau beli logistik di Ende, yah pakai mobil logistik dan sertakan surat pengantar dari Gugus Tugas atau Posko daerah asal," ungkapnya.

Tahun 2020 Ini, Dinas PU Sumba Barat Kelola Empat Paket Proyek

Irwan Nuah membantah informasi bahwa Pihaknya menahan mobil ikan. "Kalau benar itu ada mungkin itu di tempat lain, bukan di sini. Mobil Ikan kan termasuk pengangkut sembako, kalau di sini tidak benar informasi itu, mungkin di tempat lain," ungkapnya.

Sehubungan dengan interaksi sosial warga Nangapanda Irwan katakan, masyarakat sudah lebih sadar untuk tidak berkumpul lagi di titik ramai. Tim Gugus Tugas pun bersama-sama dengan TNI dan Polri melakukan pemantauan.

Sumba Timur Kirim 14 Sampel ke Kupang

Apalagi, kata dia, saat ini ada satu orang tanpa gejala (OTG) asal Nangapanda yang sedang diisolasi di RSUD Ende. "Semua urusan itu termasuk keluarga tentu diurus oleh pihak medis dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Ende, kita awasi yang di sini," jelasnya.

Ia mengimbau agar masyarakat Kecamatan Nangapanda tetap tenang dan waspada serta taat pada arahan pemerintah sehubungan dengan upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Corona.

Sementara itu dr. Muna Fatma, kepada POS-KUPANG.COM, di Kantor Bupati Ende, Kamis (6/5/2020) mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapid tes terhadap keluarga atau orang yang kontak erat dengan dari lima orang klaster Gowa yang dinyatakan reaktif dan saat ini tengah diisolasi di RSUD Ende.

Hasilnya salah satu anggota keluarga yang berasal dari Nangapanda dinyatakan reaktif dan sudah diisolasi di RSUD Ende. Jadi total yang diisolasi di RSUD Ende enam orang termasuk lima orang klaster Gowa yang dinyatakan reaktif. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved