Corona di Sumba Timur
Sumba Timur Kirim 14 Sampel ke Kupang
Pemkab Sumba Timur melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) kirim 14 sampel swab ke Kupang
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease ( Covid-19) berencana akan mengirim 14 sampel swab untuk diperiksa atau diuji di Laboratorium Molekuler RSUD Prof.DR.WZ.Johannes Kupang.
Informasi yang diperoleh di Waingapu, Kamis (7/5/2020), menyebutkan, Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur berencana untuk mengirim 14 sampel atau spesimen swab ke Kupang.
• Update Corona Sumba Timur - Masih Ada 19 ODP yang Dipantau
Sebelumnya, tim ini telah mengirimkan 11 sampel dan hasilnya 1 sampel terkonfirmasi negatif. Sedangkan 10 sampel yang dikirim masih menunggu hasil pemeriksaan.
Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora,M. Si mengatakan, Pemerintah Sumba Timur sebelumnya sudah mengirimkan 10 sampel yang rencananya akan dikirim lanjut ke BBTKL Surabaya.
"Kita yang lalu baru kirim 10 sampel ke Kupang. Jikalau belum dilanjutkan ke Surabaya berarti masih ada di Kupang sehingga diharapkan bisa diperiksa di Kupang," kata Gidion.
• Semangat Berbagi Kasih Umat Budha NTT di Tengah Pandemi Corona Sambut dan Rayakan Waisak
Dia memastikan, apabila sampel yang dikirim terdahulu belum dikirim ke Surabaya, maka akan diperiksa di RSUD Johannes Kupang.
Gidion juga mengakui, ada beberapa sampel swab lagi yang akan dikirim ke Kupang.
Sekda Sumba Timur,Domu Warandoy,S.H,M. Si mengatakan, Pemerintah Sumba Timur melalui gugus tugas sementara menyiapkan pengiriman sampel ke Kupang.
"Jika dulu kita harus kirim ke Surabaya atau Jakarta,maka saat ini sudah lebih dekat," kata Domu.
Dijelaskan, dengan adanya lab di RSUD.Prof. WZ. Johannes Kupang,maka sampel yang dikirim lebih cepat dan hasilnya juga cepat diperoleh.
"Kalau sudah bisa periksa di Kupang,maka keresahan warga yang selama ini ada karena lambat informasi hasil lab,sudah bisa teratasi. Kita lebih cepat tahu hasil uji PCR," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)