Corona di Belu

Update Covid-19 di Belu Sisa 8 ODP

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP) saat ini sebanyak delapan orang

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau. 

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Berdasarkan Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu hingga Sabtu, 2 Mei 2020 Pukul 14:00 Wita, jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP) saat ini sebanyak delapan orang. Selesai pemantauan sebanyak 63 orang dari total 71 orang.

Delapan ODP tersebut tersebar di Kecamatan Tasifeto Timur, 2 orang, Atambua Barat 3 orang dan Kecamatan Tasifeto Barat 3 orang.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, SE dalam siaran persnya.

19 Warga Sikka Yang Reaktif Sudah Jalani Karantina di SCC Maumere

Cristoforus mengatakan, data monitoring dari wilayah kerja 17 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Belu hingga Sabtu, (2/5/2020) menunjukkan, total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 1.608 orang berkurang sebesar 1.316 orang sehingga tersisa 292 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 71 orang, berkurang 63 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 8 orang. Untuk 8 orang ODP itu tersebar di tiga kecamatan yakni, 2 ODP di Kecamatan Tasifeto Timur, 3 ODP di Kecamatan Atambua Barat dan 3 ODP Kecamatan Tasifeto Barat.

Pemkab Sumba Timur Siapkan Hotel Cendana Jadi Tempat Karantina

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Walaupun data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemerintah Kabupaten Belu terus menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Berdiam diri di rumah saja, atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, menghindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri.

Menurut Cristoforus, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia dan anjuran World Health Organization (WHO) bahwa semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Kepada para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada di setiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama. Mulai dari penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan pendataan.

Masyarakat Kabupaten Belu juga dihimbau untuk tetap tenang dan jangan panik serta tidak mempercayai informasi hoax yang tersebar lewat media sosial. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Belu akan diinformasikan secara resmi oleh Dinas Kominfo Kabupaten Belu dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved