Lawan Corona di NTT
VIDEO - Saat Pasutri Penderita Stroke di 'Kandang Kambing' Ende Terima Sembako dari Polisi
VIDEO - Saat Pasutri Penderita Stroke di 'Kandang Kambing' Ende Terima Sembako dari Polisi
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Jhony Simon Lena
VIDEO - Saat Pasutri Penderita Stroke di 'Kandang Kambing' Ende Terima Sembako dari Polisi
POS-KUPANG.COM | ENDE - Beberapa kali salah satu anggota polisi itu mengetuk pintu rumah yang terbuka lebar dan memanggil, namun tidak ada suara yang menyahut. Rumah yang terbuat dari bambu itu tampak lusuh dan sepi, Senin (27/4/2020).
Sekitar lima menit kemudian, tampak seorang pria tua melangkah gontai dipapah seorang perempuan muda, dari dalam rumah menemui para anggota polisi di depan pintu.
• VIDEO - Aksi Penyemprotan Disinfektan Di Wilayah Desa Penfui Timur Oleh Koramil 1604-01/Kota Kupang
• VIDEO - Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona SBD Bagikan 1000 Masker Kepada Masyarakat
• VIDEO – Geger, Apris Tse Temukan Tengkorak Manusia di Desa Tublopo-TTS. Diduga Itu Ibu Angkatnya
Pria tua itu bernama Thomas Gagi dan perempuan yang mendampingi Thomas adalah Yosefa Esi, putri Thomas. Thomas sudah enam tahun menderita stroke. Istri Thomas juga menderita stroke, lebih parah, sehingga hanya berbaring di Kamar.
Dengan ramah salah seorang anggota polisi menepuk pundak Thomas, lalu menyerahkan bingkisan sembako kepada putry Thomas. Mata Thomas tampak berkaca-kaca ketika mendengar penjelasan anggota polisi terkait maksud kedatangan mereka.
"Saya mewakili bapak, sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi, karena sudah datang dan bantu kami, sekali lagi terima kasih," ungkap putri Thomas.
Thomas merupakan warga Kopo Rongo, RT 023, Kelurahan Mautupaga Kabupaten Ende. Kopo Rongo dalam bahasa Indonesia artinya kandang kambing, konon menurut warga setempat, perkumiman yang mereka tempati itu dulunya kandang kambing.
Jalan masuk menuju Kopo Rongo melalui Gang Adinda, namun untuk menyusuri rumah-rumah warga Kopo Rongo tidak bisa menggunakan kendaraan (mobil) sebab rumah-rumah warga berhimpitan dan tidak ada akses jalan yang cukup luas.
Mobil Polres Ende yang mengangkut sembako diparkir di Gang Adinda. Para polisi mengangkut paket sembako menuju rumah-rumah warga Kopo Rongo.
Aksi bagi sembako, Senin (27/4/2020) tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Kabupaten Ende kepada warga miskin yang terdampak masifnya penyebaran virus corona atau covid-19 di Tanah Air.
Bagi sembako dilakukan door to door (rumah ke rumah) demi menghindari kerumunan massa.
Permukiman warga Kopo Rongo merupakan salah satu lokasi yang disasar untuk pembagian sembako, pasalnya di permukiman ini cukup banyak warga yang kurang mampu dan kehilangan penghasilan akibat masifnya penyebaran virus corona di Tanah Air.
"Semua mereka di sini ada yang tukang ojek, buruh lepas, tukang. Tanah yang mereka tinggal ini mereka kontrak, mereka bangun rumah seadanya untuk tinggal jadi kita bisa lihat tidak ada rumah mewah di sini, semua dari bambu," ungkap Ketua RT 023 saat mendampingi aksi pembagian sembako.
Menurutnya, sebagian besar warga Kopo Rongo merupakan pendatang dari berbagai daerah di NTT dan bahkan ada yang berasal dari Pulau Jawa.
Dia katakan, ada sekitar 70an kepala keluarga yang tinggal di Kopo Rongo. Ia mengaku sudah menyerahkan data warganya yang ekonominya kena dampak penyebaran virus corona termasuk warga Kopo Rongo ke pihak kelurahan untuk mendapat bantuan.