Update Covid-19 NTT : Masyarakat Harus Waspada,Tren OTG Meningkat, 981 Orang Selesai Masa Pemantauan

dari 75 sampel yang dikirim, satu sampel dinyatakan sembuh, 51 sampel negatif dan 23 sampel belum ada hasil.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Humas Protokol SetdaH NTT
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT Ardu Jelamu Marius (tengah) menyampaikan keterangan pers pada Sabtu (25/5/2020) malam 

Update Covid-19 NTT : Masyarakat harus Waspada, Tren OTG Meningkat  

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Tren jumlah orang tanpa gejala (OTG) mengalami peningkatan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tetap mengikuti serta menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti imbauan pemerintah serta maklumat Kapolri. 

Saat ini, NTT telah kembali beralih menjadi Zona Hijau pandemi Coronavirus (Covid-19) setelah satu satunya pasien positif Covid-19 atas inisial EYA dinyatakan sembuh.

Pengumuman kesembuhan tersebut disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT pada Jumat, 24 April lalu. 

“Perlu kami sampaikan sebagaimana yang diarahkan tadi oleh juru bicara gugus tugas nasional bahwa walaupun NTT sudah jalur hijau; sudah tidak ada yang positif virus corona. Namun kita harus tetap waspada,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 NTT, Ardu Jelamu Marius di Kupang, Sabtu (25/4/2020) malam.

Selain terjadi peningkatan jumlah OTG, jumlah orang dalam pantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) masih terbilang banyak. 

Berdasarkan data Gugus Tugas Provinsi yang ditabulasi dari Dinas Kesehatan 22 kabupaten/kota se-NTT, jumlah OTG di NTT mencapai 227 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 orang telah selesai mengalami pemantauan. 

Sementara jumlah ODP, PDP dan konfirmasi sebanyak 1.645 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.591 ODP, 14 yang dirawat dan 981 orang telah selesai masa pemantauan. Untuk jumlah karantina mandiri sebanyak 549 orang dan karantina terpusat 46 orang sementara jumlah PDP saat ini sebanyak 12 pasien 

Hingga Sabtu (25/4/2020), dari 75 sampel yang dikirim, satu sampel dinyatakan sembuh, 51 sampel negatif dan 23 sampel belum ada hasil. 

Tingginya angka PDP dan OTG serta PDP tersebut menurut Ardu Jelamu, juga dipengaruhi oleh masuknya warga yang kembali dari daerah di luar NTT. 

 “Yang kita tahu saudara-saudara kita ini kembali dari daerah-daerah atau provinsi-provinsi yang terpapar virus corona masuk ke NTT. Karena itulah kepada saudara-saudari kita yang terkategori OTG atau ODP, baik yang di karantina mandiri maupun yang di karantina terpusat kita harapkan supaya betul-betul menjaga dirinya. Ketika dia menjaga dirinya dia menjaga keselamatan kita semua,” tutur Marius.

Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT, tetap mengharapkan protokol-protokol kesehatan harus benar-benar dipatuhi masyarakat. 

Kepala SD Rosa Mystica Tak Berharap Muluk Untuk Siswa

Polisi Cantik di NTT Galang Donasi Lewat Instagram Bantu Warga Miskin Yang Terdampak Covid-19

“Kita meminta supaya semua infrastruktur pemerintahan terutama di kabupaten/kota mulai dari kabupaten sampai dengan RT benar-benar memastikan bahwa OTG yang ada di beberapa kabupaten dan kota dan juga ODP dan PDP benar-benar dikontrol secara baik, khususnya untuk OTG dan PDP yang dikarantina mandiri di rumah-rumah atau juga yang terpusat, yang disiapkan oleh pemerintah daerah,” pinta Marius. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved