Kepala SD Rosa Mystica Tak Berharap Muluk Untuk Siswa
Pengeluhan dari pihak orang tua juga pernah diterimanya terkait pembelajaran dari rumah yang telah berlangsung sebulan ini.
Kepala SD Rosa Mystica Tak Berharap Muluk Untuk Siswa
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepala Sekolah Dasar Rosa Mystica, Liliba, Suster (Sr) M.Florentia B.Thani, RVM, S.Pd, M.Si, pada Minggu (26/04/2020) kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, ia tak berharap muluk - muluk untuk siswa - siswinya.
Baginya yang terpenting adalah anak - anak didiknya masih punya semangat untuk belajar meski tidak di ruang sekolah.
Sebagai Kepala Sekolah, ia mengatakan, selalu memantau proses belajar siswa - siswinya setiap hari melalui para guru yang tergabung dalam grup sekolah.
"Jadi setiap hari saya pantau, pelajarannya sudah sampai mana, apa yang mereka lakukan hari ini"
Sr. Florentia mengakui, sebagian guru di sekolahnya sangat kreatif sehingga menyuguhkan pelajaran dengan cara yang menarik.
"Ada guru yang dasarnya buka orang IT tapi karena paham, dia bisa membuat video - video menarik untuk bahan pembelajaran para siswa" ceritanya.
Video tersebut, katanya, disebarkan melalui grup WhatsApp untui dilihat siswa. Setelah itu ada pertanyaan - pertanyaan yang harus mereka jawab dan dikirimkan ke WA grup.
Selain itu, ia mengakui, program dari kementerian untuk belajar bersama melalui siaran TVRI sangat membantu siswa yang tidak memiliki gadget untuk belajar
Untuk para siswa yang tidak memiliki akses sama sekali untuk belajar secara online, pihak sekolah melalui guru - guru langsung mengantar bahan pembelajaran ke rumah siswa dengan tidak mengabaikan protap pemerintah terkait wabah corona virus disease (Covid-19).
"Ada tawaran aplikasi Ruang Guru, namun sekolah tidak menggunakan itu. Tapi ada juga siswa yang menggunakan aplikasi itu untuk belajar di rumah bersama orang tua mereka" ungkap Sr. Florentia.
Pengeluhan dari pihak orang tua juga pernah diterimanya terkait pembelajaran dari rumah yang telah berlangsung sebulan ini.
"Secara umum, pengeluhan biasa dari para orang tua yang jarang menghabiskan waktu di rumah bersama anak - anak mereka. Kadang mereka bilang, lebih baik anak belajar di sekolah. Tapi sebenarnya ini terjadi karena kurang persiapan untuk menghadapi hal seperti ini" lanjutnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada para gurunya agar selalu terbuka dengan orang tua siswa sehingga jika ada kendala bisa diselesaikan bersama.
Satu hal yang diminta Kepsek SD Rosa Mystica kepada para guru adalah tidak menjejali siswa dengan tugas yang berlebihan karena untuk anak seusia ini membutuhkan keseimbangan antara belajar dan bermain.
"Memang harus belajar tapi harus seimbang sehingga anak tidak stres" imbuhnya.