UPDATE Corona Manggarai Timur: 2 OTG Covid-19 Sedang Diisolasi di RSUD Borong
2 orang tanpa gejala (OTG) corona virus disease 19 atau Covid-19 kini sedang diisolasi Shelter RSUD Borong, Kabupaten Manggarai.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Shelter Covid-19 RSUD Borong.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | BORONG----Sebanyak 2 orang tanpa gejala (OTG) corona virus disease 19 atau Covid-19 kini sedang diisolasi Shelter RSUD Borong, Kabupaten Manggarai.
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur Ir Boni Hasudungan Siregar menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (26/4/2020) pagi.
Sekda Boni menjelaskan, data corona virus disease 19 atau covid-19 sampai dengan tanggal 25 April 2020 pukul 20.00 Wita tadi malam untuk orang baru datang dari wilayah terjangkit Covid-19 sebanyak 2.158 orang.
• BREAKING NEWS : Wah Gawat, di NTT 153 Warga Ende Terkena DBD 3 Orang Meninggal Dunia, Simak Info
Sementara untuk orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19, jelas Sekda Boni, bertambah 1 kasus baru dan 69 ODP lama dengan total keseluruhan sebanyak 70 ODP.
• WOW, Gara-gara Corona, Harta Orang Terkaya di Indonesia Hilang Senilai Rp 196,75 Triliun, Info
Dijelaskan Sekda Boni, dari 70 ODP itu, 47 orang sudah selesai pemantauan. Dari jumlah 47 ODP ini yang dikarantina secara mandiri sebanyak 30 orang dan 17 orang dikarantina di shelter RSUD Borong.
Sedangkan jumlah ODP yang sedang/masih dipantau, jelas Sekda Boni, sebanyak 24 ODP. Dari 24 ODP ini 17 ODP diantaranya sedang disolasi di Shelter yang disediakan Pemda di RSUD Borong, sedangkan sisanya 7 ODP isolasi secara mandiri.
Sekda Boni juga menjelaskan, sedangkan status orang tanpa gejala (OTG) kini ada 2 kasus di Manggarai Timur. Ke-2 OTG ini kini sedang disolasi di Shelter RSUD Borong dan tidak ada OTG yang isolasi mandiri.
"Untuk OTG tidak harus diambil SWAB, mereka dilakukan rapid test hasilnya negatif. Nanti setelah 2 minggu kita rapid test lagi, jika hasilnya negatif maka mereka bisa pulang,"jelas Sekda Boni.
Sementara untuk kasus pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19, jelas Sekda Boni untuk sementara masih kosong alias nol, begitu juga dengan kasus positif covid-19 terkonfirmasi masih kosong atau nol.
Sekda Boni juga menjelaskan, semua ODP tersebut telah dilakukan Rapid Test pada saat awal dilakukannya pemantauan dan hasilnya negatif dan sebelum ditetapkan telah selesai pemantau dilakukan Rapid Test kembali. Hasilnya harus negatif baru bisa ditetapkan selesai pemantauan.
• Nakhoda Kapal Pasific 7 Meninggal, 13 ABK Ditetapkan Sebagai OTG Diminta Isolasi Mandiri, Simak Info
Untuk semua baik ODP dan OTG yang dikarantina di Shelter RSUD, Jelas Sekda Boni, mendapat perlakuan khusus, mulai dari penjemputan di rumahnya dengan mobil ambulance puskesmas sampai dengan pulangnya kembali diantar kerumahnya. Selain itu ada juga beberapa ODP yang dijemput keluarganya atas inisiatif sendiri.
Selama menjalani karantina di Shelter, Demikian Sekda Boni, diberikan makanan yang telah diperhitungkan oleh petugas gizi. Mereka juga selalu olahraga sekaligus berjemur dipagi hari.
Selain itu, mereka juga diberikan vitamin dan obat obatan. Seluruh ODP tersebut tidak dikenakan biaya, semua fasilitas telah disiapkan oleh Pemda Manggarai Timur. (*)
Area lampiran
