Corona di Belu

RSUD Atambua Siapkan 10 Dokter Spesialis Tangani Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua merupakan rumah sakit rujukan untuk penanganan virus corona atau Covid-19

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD, dr.Batsheba Elena Corputty, MARS 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA-----Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua merupakan rumah sakit rujukan untuk penanganan virus corona atau Covid-19.

Sebagai rumah sakit rujukan, manajemen RSUD Atambua mempersiapkan fasilitas dan tenaga medis yang memadai. Manajemen mengkerahkan 10 dokter spesialis dan 15 perawat untuk memberikan pelayanan.

Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD, dr.Batsheba Elena Corputty, MARS kepada Pos Kupang.Com, Selasa (14/4/2020).

Ribuan Pelanggan di Ngada dan Nagekeo Dapat Token Gratis dari PLN

Dikatakannya, manajemen RSUD Atambua sudah mempersiapkan ruang isolasi bagi pasien Covid 19 dengan daya tampung belasan orang. Kemudian, mempersiapkan tenaga medis yakni, tim dokter sepesialis sebanyak 10 orang dan 15 perawat. Tim dokter dimaksud adalah dokter spesialis penyakit dalam, radiologi dan laboratorium.

Selain itu, manajemen juga menyiapkan fasilitas penunjang di ruang isolasi serta APD bagi tenaga medis. Untuk baju hazmat sudah disiapkan lebih dari 50 unit. Baju ini dipakai oleh tenaga medis yang memberikan pelayanan di ruang isolasi.

Ahmad Dhani Blak-blakan, Talak Tiga Maia Estianty dengan Kalimat Menohok Ini, Ini Kelebihan Mulan

Menurut dr. Elena, persiapan APD bagi tenaga medis merupakan hal penting yang tidak bisa ditawar menawar karena petugas medis merupakan garda terdepan melawan covid 19.

"APD dan tenaga medis selalu kita perhatikan. Di saat situasi begini kita tidak mengabaikan petugas medis", jelas dr. Elena.

Dokter Elena mengatakan, selama ini tenaga medis memberikan pelayanan kepada pelaku perjalanan beresiko dan ODP yang melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tes suhu badan. Petugas juga mencatat riwayat perjalanan dari ODP dan pelaku perjalanan agar mudah dipantau.

Sejauh ini, kata Elena, belum ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang merawat di ruang isolasi RSUD Atambua. Meski kondisi demikian, tenaga medis tetap standby manakala sewaktu-waktu ada pasien yang harus dirawat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved