Ditengah Pandemi Covid-19, Hama Belalang Kembali Ancam Petani di Sumba Timur

Meskipun ditengah pandemi Covid-19, hama belalang muncul kembali dan mengancam masyarakat petani di Sumba Timur

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Ditengah Pandemi Covid-19, Hama Belalang Kembali Ancam Petani di Sumba Timur
ISTIMEWA
Hama belalang terlihat di padang Palakahembi dan Wanga.

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Kini masyarakat di seluruh Indonesia bahakan masyarakat Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) diselimuti rasa takut dan cemas akan pandemi virus corona atau Covid-19. Meskipun ditengah pandemi Covid-19, hama belalang muncul kembali dan mengancam masyarakat petani di Sumba Timur.

Hama belalang itu muncul pertama dilaporkan di padang savana Palakahembi di Kecamatan Pandawai dan Wanga di Kecamatan Umalulu, Sabtu pekan lalu.

Begini Cara Mudah Login www.prakerja.go.id Tanpa Error, Daftar Kartu Prakerja Online Hari ini

Bupati Sumba Timur Drs Gidion Mbilijora, M.Si di group WatsApp Forum PRB Sumba Timur, Selasa (14/4/2020) mengatakan, hama belalang itu muncul di Desa Palakahembi dan Desa Wanga, namun belalang itu sudah ditangani oleh Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur.

"Itu lokasi di desa palakahembi dan wanga tetapi dari kemarin sudah ditangani oleh Distan dengan penyemprotan. Kita berharap eskalasinya terbatas/kecil, kita doakan bersama kiranya TUHAN lindungi Sumba Timur dan Indonesia, Amen,"tulis bupati Gidion di group WatsApp tersebut.

Saksikan Berbagai Tayangan Program Belajar dari Rumah Melalui Siaran TVRI

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur Oktavianus Mbaku Muku ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Selasa (14/4/2020) mengatakan, untuk sementara hama belalang itu ditemukan di dua lokasi itu yakni di Desa Palakahembi dan Desa Wanga.

Dikatakan Oktavianus, belalang itu muncul sekitar hari Sabtu pekan lalu. Belalang itu juga masih posisi di padang belum menyerang tanaman baik padi atau jagung milik petani.

"belalang ini muncul hari Sabtu itu dan kita pergi cek hari Minggu, sehingga Senin kemarin hingga sampai sekarang kita lakukan pengendalian. Belum ada serangan ke tanaman masih di padang,"jelas Oktavianus.

Oktavianus juga mengatakan, terkait dengan hama belalalang itu, pihaknya kini tengah melakukan tindakan pengendalian di lapangan. Diharapkan agar belalang itu muncul hanya dalam berskala kecil saja dan segera hilang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved