Virus Corona

Tekan Penyebaran Virus Corona, Physical Distancing Mungkin Berlaku Sampai Tahun 2022, Kenapa?

Namun, pertanyaan segera muncul, sampai kapankah Physical Distancing itu berlaku? Apakah pada saat virus corona mengalami tingkat penularan nol?

Editor: Agustinus Sape
POS- KUPANG.COM/Ella Uzu Rasi
Salah satu contoh physical distancing, seperti yang terjadi di Gereja Paroki Santo Yoseph Naikoten Kupang beberapa waktu lalu. 

"Orang-orang yang sudah punya latar belakang gangguan ginjal, bisa bermasalah jika kelebihan vitamin C dan B, karena problem ekskresinya (pembuangan)," lanjutnya.

Untuk itu, Tan meminta masyarakat untuk lebih memilih konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan untuk mendapatkan vitamin yang dicari.

"Apa salahnya makan sayur dan buah, malah dapat plus-plusnya. Bukan cuma vitamin C, tapi ada serat larut dan tidak larut di usus yang menghasilkan kekebalan tubuh juga. Serat pun menjaga agar gula darah enggak melejit cepat setiap kali habis makan," ungkap Tan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tekan Penyebaran Corona, Seberapa Efektif Physical Distancing dan Harus Sampai Kapan?

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved