UPDATE CORONA BELU

UPDATE CORONA BELU : Willybrodus Lay Pantau Pekerjaan Ruang Isolasi Covid 19 di RSUD Atambua

Pemerintah Kabupaten Belu perlu mempersiapkan fasilitas penunjangnya yakni, ruangan isolasi dan fasilitas lainnya.

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH memantau pekerjaan renovasi ruangan isolasi penanganan Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr.Gabriel Manek, SVD, Senin (30/3/2020). 

UPDATE CORONA BELU : Willybrodus Lay Pantau Pekerjaan Ruang Isolasi Covid 19 di RSUD Atambua

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH memantau pekerjaan renovasi ruangan isolasi penanganan Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr.Gabriel Manek, SVD, Senin (30/3/2020).

Bupati Willy Lay datang meninjau guna memastikan progress kegiatan yang sudah dilakukan di lapangan serta mengingatkan manajemen rumah sakit agar membuat ruangan isolasi sesuai standar yang ditentukan.

Bupati didampingi Plt Sekda Belu, Marsel Mau Meta dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belu dan Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD,Batsheba Elena Corputty,MARS

Bupati Willy Lay mengatakan, RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD merupakan salah satu rumah sakit rujukkan untuk penanganan covid-19. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Belu perlu mempersiapkan fasilitas penunjangnya yakni, ruangan isolasi dan fasilitas lainnya.

Bupati Willy Lay mengingatkan Dinas PUPR agar segera menyelesaika pekerjaan ruangan isolasi sehingga dalam waktu satu-dua hari ke depan sudah dalam kondisi siap pakai. Kemudian disetting ruangan agar kapasitasnya bisa menampung 11-12 pasien.

Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, dr.Batsheba Elena Corputty,MARS saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pekerjaan renovasi ruang isolasi sudah mencapai 90 persen sehingga dalama beberapa hari ke depan sudah bisa dipakai.

"Kami sementara mempersiapkan ruangan khusus isolasi dan progresnya sudah 90 persen, sehingga dalam beberapa hari kedepan ruangannya siap dipakai," ungkap dr. Elena.

Menurut Elena, rumah sakit mendapatkan anggaran penanganan covid 19 dari Pemkab Belu sebesar
Rp 11,2 M. Dana tersebut dipakai untuk renovasi ruang isolasi, pengadaan barang dan jasa medis seperti obat, alat medis habis pakai, alat pelindung diri (APD). Kemudian, biaya makan minum bagi petugas medis selama menangani pasien Covid-19, BBM untuk rujukan sekaligus biaya perjalanan untuk rujukan pasien.

Manajemen juga menganggarakan untuk honor dokter, perawat, dan petugas kesehatan khusus penanganan pasien Covid-19.

Lima Tersangka Kasus Pembunuhan Kontraktor di Jalur 40 Lakukan Praperadilan Terhadap Polda NTT

Pinjamkan Uang Dana Desa Ke Pengusaha, Hingga Kini APBDes Desa Mnelapetu Tak Bisa Ditetapkan

Akhir Kisah Cinta Ayu Ting Ting Terkuak, Sahabat Dekat Ivan Gunawan Aminkan Ramalan Mbak You

Selain itu, pengadaan suku cadang alkes, mebel laboratorium dan perlengkapan alkesnya, tempat tidur, bedside monitoring, inkubasi, komputer, CCTV pada ruangan isolasi dan kebutuhan alat rumah tangga berupa tirai plastik, tempat sampah, ember dan kantong jenazah. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved