Pilkada serentak 2020

PMKRI Cabang Ngada Serukan Pilkada Damai, Tidak Boleh Ada Provokasi

Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) St. Stefanus Cabang Ngada menyerukan pilkada damai di daerah tersebut.

PMKRI Cabang Ngada Serukan Pilkada Damai, Tidak Boleh Ada Provokasi
Dokumentasi PMKRI Ngada
Ketua PMKRI Cabang Ngada, Senobius Mbasu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM|BAJAWA - Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) St. Stefanus Cabang Ngada menyerukan pilkada damai di daerah tersebut.

PMKRI Cabang Ngada berharap tidak boleh ada provokasi yang membuat suasana menjadi tidak aman.

Ketua PMKRI St. Stefanus Cabang Ngada, Senobius Mbasu, menyampaikan hal tersebut kepada Pos Kupang, Rabu (25/3).

Pegawai BBPP Kupang Lakukan Sensus Penduduk Online 2020

Senobius mengajak masyarakat Kabupaten Ngada yang akan melaksanakan kegiatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngada tahun 2020 untuk melaksanakan Pilkada damai sehingga menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Ngada agar bisa menentukan pilihan sesuai dengan hak pilih, dan dijauhkan dari provokasi yang bersifat isu Sara dan Hoax yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat dalam tatanan kehidupan yang selama ini telah terjalin baik di daerah tersebut.

Menurut Senobius, PMKRI Cabang Ngada berharap kepada warga masyarakat di Kabupaten Ngada, agar bisa menciptakan Pilkada yang berlandaskan nilai kebinekaan, dan bisa berjalan dengan kondusif dan menciptakan pilkada damai, serta mengharapkan semua masyarakat Ngada wajib turun ke TPS untuk memberikan hak suara pada pelaksanaan Pilkada yang telah ditetapkan KPU tanggal 23 September 2020 mendatang.

ODP di NTT Mencapai 254 Orang, 26 PDP Selesai Masa Pemantauan, Simak Data Terkini

"Berbeda pilihan itu pasti, tetapi kita harus tetap menjaga kekeluargaan agar Pilkada nanti dapat berjalan dengan aman.

Siapa pun pemimpin yang terpilih merupakan pemimpin untuk seluruh masyarakat Ngada," ungkapnya.

Senobius mengatakan, PMKRI St.Stefanus Cabang Ngada meminta masyarakat tidak gampang terpengaruh dengan tindakan politik uang maupun kegiatan lainnya yang dapat merugikan diri sendiri dan membuat situasi Pilkada terganggu.

Korban Keracunan Makanan di TTS Masih Dirawat, Simak Beritanya

Dikatakannya, para bakal colon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkompetisi pada Pilkada di Kabupaten Ngada tahun 2020 untuk menunjukkan kepada masyarakat cara berpolitik yang benar dan tidak mengadu domba serta memberikan visi dan misi yang ada.

"Saatnya siapa yang terpilih dapat menerapkan apa yang disampaikan dalam visi dan misi tersebut," katanya. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved