Korban Keracunan Makanan di TTS Masih Dirawat, Simak Beritanya

Korban kasus keracunan makanan di Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS masih dirawat. Walau sudah diberik

Korban Keracunan Makanan di TTS Masih Dirawat, Simak Beritanya
Pos kupang.com/dion kota
Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte 

Laporan Reporter Pos- Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Korban kasus keracunan makanan di Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten TTS masih dirawat. Walau sudah diberikan obat dan cairan infus, kondisi korban belum pulih benar sehingga belum diijinkan pulang 10 korban yang sejak kemari, Selasa (24/3/2020) dirawat di Posko Penanganan Kasus Keracunan hingga kini masih dirawat di Posko.

7 korban diketahui masih diinfus, sedangkan tiga korban lainnya dilakukan observasi. Lima korban masih mengalami mencret dan dua korban masih masih mengalami muntah-muntah.

" 10 korban keracunan masih dirawat di Posko karena kondisinya belum pulih benar. Masih ada 7 korban yang diinfus dan 3 korban lainnya diobservasi," ungkap Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, Irene Atte kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (26/3/2020) di ruang kerjanya.

Ditanya terkait penyebab kasus keracunan tersebut Irene menduga pengolahan makanan yang kurang baik menjadi penyebabnya. Namun untuk kepastiannya, tim reaksi cepat sudah mengambil sampel makanan guna diperiksa di laboratorium Propinsi NTT.

" Sampel sisa makanannya masih diperiksa untuk mengetahui kepastian penyebab kasus keracunan makanan tersebut," jelasnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan bahan makanan dan pengolahannya untuk memastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar sehat.
Selain itu, dirinya mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat.

" Sebelum diolah, bahan makanan harus dicek kebersihannya. Setelah itu, pada saat memasak pastikan makanan benar-benar masak baru dimakan,"ingatnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasus keracunan sepertinya menjadi begitulah akrab dengan Kabupaten TTS sejak tahun 2019 lalu. Terbaru, Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Selasa (24/3/2020). Kasus keracunan massal ini bermula dari acara syukuran panen jagung yang digelar dikediaman Enos Liufeto, RT 27/RW 08.

Dari 19 orang yang mengikuti acara syukuran tersebut, 15 orang diantaranya diketahui mengalami gejalah keracunan. Para korban mengalami sakit kepala, menceret dan muntah. Dari 15 korban, 5 korban rawat jalan dan 10 korban lainnya menjalani penangan media di Posko Penanganan Kasus Keracunan di rumah Esau Nomleni.

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun membenarkan adanya kasus keracunan tersebut. Dirinya mengaku, sudah meminta Dinas Kesehatan Kabupaten TTS guna melakukan penanganan medis kepada para korban. Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah korban keracunan mencapai 15 orang. Dimana sebagian korban sudah diijinkan pulang dan menjalani rawat jalan. (din)

Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte
Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte (POS-KUPANG.COM/Dion Kota)
Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved