Pemindai Suhu Badan Penumpang di Bandara dan Pelabuhan Maumere Andalkan Satu ‘Thermo Gun’

Pemindaian suhu tubuh penumpang dan anak buah kapal terus-menerus dilakukan oleh gugus tugas pencegahan virus corona (Covid-19) dari Kant

Pemindai Suhu Badan Penumpang di Bandara dan Pelabuhan Maumere Andalkan Satu ‘Thermo Gun’
PK/Ius
Koordinator KKP Lorens Say Maumere, Wendelinus Tesen, memindai suhu tubuh wisatawan kapal pesiar Coral Adventurer sandar di Pelabuhan Lorens Say, Senin (17/2/2020). 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE----Pemindaian suhu tubuh  penumpang dan   anak  buah  kapal terus-menerus  dilakukan  oleh gugus  tugas pencegahan  virus  corona   (Covid-19)  dari Kantor  Kesehatan  Pelabuhan (KKP)   Lorens Say Maumere  di  Pulau  Flores. 

Namun  mendukung  efektivitas pemeriksaan, hanya  mengandalkan  satu  unit  thermo gun  (pemindai suhu  tubuh). Thermo  gun   berbentuk  pistol  menggunakan  sinar  infra merah (infra red) ditembakkan ke  dahi.

Salah satu tanda mengetahui terjangkit virus corona  adalah  demam. Manusia  dikatakan demam  ketika suhu   tubuh melewati  rata-rata 37,5  derajat. Thermo  gun   berfungsi  mendeteksi gejalah  awal virus  corona.   

“Di  Sikka hanya ada  unit  thermo gun  milik KKP digunakan di pelabuhan  dan Bandara  (Frans Seda)  Maumere,” ujar koodinator pintu masuk  pelabuhan dan  Bandara  Gugus Tugas    Pencegahan Virus Corona (Covid-19),  Wendelinus   Tesen,  Kamis (26/3/2020) di Maumere.

Tesen mengaku kesulitan ketika  di  waktu  yang bersamaan  harus melakukan pemeriksaan  di dua lokasi  yang berbeda. Sebab itu salah satu lokasi  harus  menunggu  sampai  selesai sebelum  pndah ke lokasi yang lain.

Ia  mencontohkan ketika  Kapal  Lambelu  masuk ke Pelabuhan Maumere   yang menurunkan  900 lebih penumpang  membutuhkan  waktu  enam jam  untuk  menyelesaikan  pemeriksaan  seluruh  penumpang.

“Bagusnya kalau   Pemda Sikka juga  punya   thermo gun,  sehingga  ketika banyak   orang yang harus diperiksa  bisa dilakukan  lebih cepat,” kata   Tesen.

Menurut Tesen, pemeriksaan suhu tubuh  kepada setiap penumpang  kapal atau  anak  buah  kapal laut atau  penumpang yang turun di  Bandara   perlu  dilakukan  untuk mencegah masuknya  virus  corona.

“Antisipasi dengan pencegahan (pemindaian  suhu tubuh)  jauh lebih efektif,” kata   Tesen.  (laporan wartawan POS-KUPANG.COM,eginius mo’a).

Koordinator   KKP  Lorens Say Maumere,  Wendelinus  Tesen, memindai suhu  tubuh  wisatawan   kapal  pesiar Coral Adventurer  sandar di  Pelabuhan Lorens Say, Senin   (17/2/2020).
Koordinator KKP Lorens Say Maumere, Wendelinus Tesen, memindai suhu tubuh wisatawan kapal pesiar Coral Adventurer sandar di Pelabuhan Lorens Say, Senin (17/2/2020). (PK/Ius)
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved