Pandemi Corona

Ahli Sebut Deteksi Virus Corona Lambat, Inveksi Virus Covid-19 Indonesia Lebih Banyak dari China

Ahli Kesehatan Sebut Deteksi Virus Corona Lambat, Inveksi Virus Covid-19 di Indonesia Lebih Banyak dari China

Editor: Hasyim Ashari
(Shutterstock)
Ahli Sebut Deteksi Virus Corona Lambat, Inveksi Virus Covid-19 Indonesia Lebih Banyak dari China 

Informasi dan pendekatan hadapi Covid-19 Lebih lanjut peneliti demam berdarah dengue ini mengatakan perlunya memastikan informasi dan pendekatan menghadapi pandemi virus corona dengan tepat.

Panji mengungkapkan Badan Intelejen Nasional (BIN) bahkan bisa memprediksi masa puncak penyebaran virus corona akan terjadi sekitar Lebaran.

Pada puncaknya, angka kasus infeksi diperkirakan mencapai 4.000 infeksi baru per hari.

"Untuk menentukan seberapa parah bencana (wabah Covid-19) ini kita harus memastikan pendekatan yang dilakukan harus benar, baik itu pendekatan analisis maupun modeling yang digunakan," jelas dia.

Positif Covid-19 Capai 69, 4 Meninggal, Achmad Yurianto: Ada Petugas Medis Positif Corona Meninggal

Wanita Bergelar Doktor Ini Sembuh dari Corona, Begini Gejala Awal dan Cara Sederhana Hingga Sembuh

Informasi tentang perkembangan infeksi virus corona juga sangat penting.

Menurut dr. Panji, tidak hanya infeksi berat, tetapi juga kasus-kasus ringan.

Namun, untuk informasi kasus tersebut, menurut dia masih cukup keteteran mengingat kapasitas deteksi virus corona masih sangat lambat.

"Terlambat beberapa hari, pasiennya sudah meninggal, hasil laboratorium baru keluar. Padahal ini sangat penting (diketahui segera)," kata dr. Panji.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Covid-19 di Indonesia, Ahli Sebut Deteksi Virus Corona Bisa Lebih Awal", https://www.kompas.com/sains/read/2020/03/14/183200123/covid-19-di-indonesia-ahli-sebut-deteksi-virus-corona-bisa-lebih-awal?page=all#page3.
Penulis : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Editor : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved