VIDEO : Disnak NTT Gelar Rakor Pembangunan Peternakan dan Keswan

VIDEO : Disnak NTT Gelar Rakor Pembangunan Peternakan dan Keswan, Rakor ini dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan NTT, Dani Suhadi mewakili Sekda NTT

VIDEO : Disnak NTT Gelar Rakor Pembangunan Peternakan dan Keswan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - VIDEO : Disnak NTT Gelar Rakor Pembangunan Peternakan dan Keswan

Hari Kamis (12/3/2020), Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi NTT menggelar rapat koordinasi (rakor) pembangunan peternakan dan kesehatan hewan (keswan) tingkat Provinsi NTT, di Hotel Sylvia Kupang. Rakor ini dibuka oleh Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dani Suhadi mewakili Sekda Provinsi NTT.

VIDEO :Uskup Ruteng Bersama Bupati, Wabup, Forkompimda dan Umat Tanam Pohon di TWA Carep Manggarai

Dalam sambutan Sekda Provinsi NTT, Ir. Ben Polo Maing yang dibacakan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Dani Suhadi mengatakan, keberadaan ternak sapi, kuda, babi ,kerbau dan kambing di NTT adalah simbol bahasa komunikasi dan martabat masyarakat Provinsi NTT.

Ir. Ben Polo Maing, mengatakan, alokasi pengiriman ternak keluar NTT sekitar 70.000-75 000 ekor, yang terdiri dari sapi kerbau dan kuda.

Kondisi ini mampu mendatangkan pemasukan penghasilan sekitar Rp 700-800 miliar per tahun.

VIDEO : Julie Sutrisno Laiskodat Lakukan Kunker di Kabupaten Ngada

"Walaupun belum bisa memberikan kontribusi kebutuhan pangan secara nasional," kata Ben.

Pada kesempatan itu, Ben mengatakan, saat ini ternak babi di Provinsi NTT, khususnya di Pulau Timor sedang diserang oleh demam Babi Afrika atau ASF.

"Penyakit ini menyebar di Pulau Timor dan diduga masuk dari RDTL. Sedangkan jumlah
kematian babi d Provinsi NTT sampai tanggal
3 Maret 2020 lalu sudah mencapai 3162 ekor. Angka ini sementara dan kemungkinan sudah lebih dari itu," katanya.

Dikatakan, akibat kematian ternak itu, terjadi kerugian ekonomi yang besar sehingga membutuhkan langkah kongret. Apalagi, lanjutnya penyakit ini belum ada vaksin.

VIDEO : Bupati Belu Willy Lay Beri Penguatan Bagi Pasien deman berdarah dengue (DBD) dan Keluarga

"Terkait dengan masalah itu, maka perlu ada koordinasi. Dalam berbagai kesempatan selalu saya sampaikan soal pembangunan di Provinsi NTT dalam mewujudkan Provinsi NTT bangkit menuju sejahtera termasuk di bidang peternakan," ujarnya.

Hadir pada acara ini, Direktur Keswan, drh. Fajar Sumping Caturasa, Ph. D, Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar, drh. Dewi, para kepala Dinas Peternakan dan undangan lainnya. Kamis, 12/3/2020
(POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Tonton, Like, Share and Subscribe Youtube Channel POS-KUPANG.COM

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Jhony Simon Lena
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved