Tugas Sampingan Satgas yang Lebih Mulia adalah Pemberdayaan Masyarakat
Ini penegasan Kepala Staf Umum TNI, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Joni Supriyanto kepada anggota Satgas Pamtas RI-RDTL
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Kepala Staf Umum TNI, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Joni Supriyanto menegaskan kepada anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ agar melaksanakan tugas pokok menjaga perbatasan negara dengan baik.
Selain tugas pokok, Satgas juga melaksanakan tugas sampingan yang lebih mulia, yaitu pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan bidang lainnya.
"Kamu sudah tujuh bulan di sini. Tugas pokok kamu adalah menjaga perbatasan. Tetapi selain itu, kamu juga punya tugas sampingan yang lebih mulia yah, memberdayakan masyarakat yang ada di wilayah perbatasan", tegas Letjen Joni Supriyanto saat memberikan arahan kepada personel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ, di Mako Satgas, Jumat (13/3/2020).
• Virus Corona Mewabah, Begini Kata Menag Soal Tarawih dan Buka Bersama
Lebih lanjut, jenderal bintang tiga ini mengungkapkan, masyarakat di wilayah perbatasan masih membutuhkan bantuan dari TNI dalam hal pemberdayaan di berbagai aspek seperti, pendidikan, kesehatan dan pertanian.
"Kita tahu suadara-saudara kita disini masih banyak yang harus kita bantu, baik segi pendidikan, kesehatan pertanian dan yang lain. Tugas kamu, selain melaksanakan tugas pokok, kamu juga melaksanakan tugas pembinaan teritorial", sambung Joni Supriyanto.
• Dipolisikan Bupati TTS, Begini Respon Uksam Selan
Katanya, tugas pembinaan teritorial atau pemberdayaan masyarakat akan memberikan kesan yang kuat dalam memori masyarakat. Ketika Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ kembali dari tempat tugas, masyarakat akan mengenangkan jasanya.
"Ketika kamu balik nanti, masyarakat memiliki kesan bahwa satgas pernah memberikan pelajaran berharga buat kami. Anak-anak kami pernah diajar oleh anggota satgas. Masyarakat selalu mengingatkan kamu", tandasnya.
Joni Supriyanto menegaskan, di sisa waktu yang ada, personel Satgas Pamtas harus menjalankan tugas dengan baik dan terus menerus bersosilisasi diri dengan masyarakat. Mengenal persoalan yang dialami masyarakat dan berupaya membantu mengurangi beban masyarakat.
"Di sisa waktu yang ada, laksanakan tugas dengan baik. Setiap hari bersosialisasi dengan masyarakat.
Kamu turun ke masyarakat. Kamu mengetahui apa persoalan dia, dan berkenalan dengan dia dan masyarakat yang lain. Kalau pagi kenal si A, siang kenal si b, sore kenal C, maka satu hari kamu kenal 3 orang", ajar Joni Supriyanto.
Letjen Joni Supriyanto didampingi Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ, Letkol (Inf) Akhsanudin disambut sapaan adat, dikalungi selempang dan diiringi tarian saat tiba di Mako Satgas.
Rombongan Kasum TNI antara lain, Marsekal Madya TNI Fadjar Prasetyo selaku Pangkogabwilhan II, Brigjen TNI Sunarto Setiabudi (Waaslog Panglima TNI), Marsekal Muda TNI Jorry S. Koloay (Waasops Panglima TNI), Brigjen TNI (Mar) Purnomo (Waaster Panglima TNI), Brigjen TNI Seff Nurdin (Waaskomlek Panglima TNI), Marsekal Muda TNI Didik Kestito (Wakapuskes TNI) dan Brigjen TNI Gunawan Pakki (Kababek TNI), Brigjen Syaiful Rahman (Danrem 161/ Wira Sakti Kupang). (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)