Widyaiswara BBPP Kupang Ikuti Pelatihan Komunikasi dalam Organisasi di Bogor Jawa Barat
Widyaiswara BBPP Kupang ikut Pelatihan komunikasi dalam organisasi di Bogor Jawa Barat
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | NOELBAKI - Widyaiswara BBPP Kupang ikut Pelatihan komunikasi dalam organisasi di Bogor Jawa Barat. Komunikasi adalah proses pengiriman informasi dari satu pihak kepada pihak lain untuk tujuan tertentu.
Komunikasi dikatakan efektif apabila komunikasi yang terjadi menimbulkan arus informasi dua arah, yaitu dengan munculnya feedback dari pihak penerima pesan.
• Dampak Serangan ASF Pada Ternak Babi, Peternak di TTS Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Widyaiswara dalam proses pembelajaran (kediklatan) memegang posisi yang strategis, dimana Widyaiswara mempunyai tugas pokok mendidik, mengajar dan/ atau melatih PNS pada unit Diklat Instansi masing-masing. pembelajaran merupakan suatu proses komunikasi.
Widyaiswara sebagai pengajar dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik agar menghasilkan proses pembelajaran yang efektif. Kualitas pembelajaran dipegaruhi oleh efektif tidaknya komunikasi yang terjadi di dalamnya.
• Pekan QRIS Nasional 2020, BI NTT Gelar Sosialisasi QRIS Unggul
Komunikasi efektif dalam pembelajaran merupakan proses trasformasi pesan dimana peserta diklat mampu memahami maksud pesan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan, sehingga menambah wawasan ilmu pengetahuan serta menimbulkan perubahan tingkah laku menjadi lebih baik.
Widyaiswara adalah pihak yang paling bertanggungjawab terhadap berlangsungnya komunikasi yang efektif dalam pembelajaran.
Dalam Rilis BBPP Kupang, Kamis (12/3) disebutkan, Widyaiswara (pegawai) BBPP Kupang mengikuti kegiatan pelatihan Komunikasi dalam organisasi di PPMKP Ciawi Bogor Jawa Barat.
Pelatihan ini merupakan pelatihan lanjutan dari pelatihan Komunikasi Efektif yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 dan dilaksanakan secara on line.
Sementara untuk pelatihan Komunikasi danlam Organisasi dilakukan secara blended learning, satu minggu on line dan satu minggu tatap muka dikelas. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dari UPT dilingkup BPPSDMP Kementerian Pertanian pada tanggal 8-10 maret 2020.
Kegiatan pelatihan di buka oleh Ir. Heri Suliyanto, MBA selaku Kepala Pusat PPMKP Ciawi dalam sambutannya sumberdaya manusia pertanian yang profesional, berjiwa wirausaha, berdedikasi, berwawasan global, memiliki etos kerja, disiplin dan moral yang tinggi.
" SDM Pertanian yang harus kompeten. Dan SDM yang kompeten cirinya ada 4, yaitu: kritis, kreatif, komunikatif, kolaborasi. Tanpa 4 hal tersebut, mustahil SDM pertanian kita menjadi SDM pertanian yang kompeten, SDM yang lugas dan tegas dalam komunikasi" ungkap Heri.
Dikatakan Heri, memang tidak mudah menciptakan komunikasi yang efektif, terutama dalam komunikasi yang bersifat formal, seperti, mengajar dan sejenisnya, untuk itu kita perlu berlatih secara terus menurus, karena kemahiran berkomunikasi merupakan seni dari seseorang.
"Kemahiran tersebut bisa berlangsung dan meningkat sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman' tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)