Ini Kata Pengamat Soal Kasus Kekerasan di Rahong Utara Mangggarai

Korban dihajar pakai kayu karena sang kakek kesal dengan cucunya tidak mencari kayu bakar pada sore harinya.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
zoom-inlihat foto Ini Kata Pengamat Soal Kasus Kekerasan di Rahong Utara Mangggarai
POS KUPANG/ISTIMEWA
Albina Redemta Lumen.

Ini Kata Pengamat Soal Kasus Kekerasan di Rahong Utara Mangggarai

POS-KUPANG.COM |RUTENG--Albina Redemta Lumen, Pengamat Masalah Anak di Manggarai memberikan tanggapan terkait kasus kekerasan kakek aniaya cucu di Kecamatan Rahong Utara, Manggarai.

Albina ditemui POS-KUPANG.COM, menanggapi kasus kekerasan yang terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2020 di Kampung Golo Mende, Desa Golo Langkok, Kecamatan. Rahong Utara dengan anak yang berusia 11 tahun menjadi korban kekerasan fisik, psikis dan Sosial.

Menurut Albina, kekerasan fisik berupa pemukulan yang berbentuk luka dan memar, kekerasan Psikis berbentuk pemaksaan menjadi pembantu Rumah tangga. Anal disuruh membantu mencari kayu demi memenuhi kebutuhan rumah tangga juga kekerasan sosial berupa penelantaran yang berupa diasingkan dari orangtua kandung dan eksploitasi anak yaitu memaksa anak untuk melakukan sesuatu demi kepentingan ekonomi keluarga.

Albina menambahkan, beberapa kekerasan yang dialami anak membawa dampak trauma secara psikis bagi anak. Selain penanganan secara hukum kepada pelaku, penanganan secara psikiologis terhadap korban jauh lebih penting mengingat trauma psikis pasca kejadian akan berdampak jangka panjang, dan memiliki kemungkinan suatu hari nanti korban akan menjadi pelaku jika trauma ini tidak segera ditangani.

"Saya berharap korban mendapatkan penanganan secara tepat dalam mengatasi rasa teruma pada anak. Paling penting langkah awal penanganan, anak dibawah dari tempat kejadian dan mendapatkan rumah aman," ujarnya.

Anak yang mengalami kekerasan, lanjut Albina, harus mendapatkan kenyamanan secara fisik dan psikis tidak diinterogasi Karena pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kekerasan yang pernah dialami tidak membantu anak keluar dari situasi traumatiknya.

Albina menambahkan, anak dibiarkan bersosialisasi. Tidak diisolasi dan anak tetap bisa dapat berjumpa dengan orang-orang disekitar dengan pendampingan oleh tenaga professional.

"Alihkan perhatian anak dengan kegiatan yang positif dan berikan dukungan selanjutnya anak perlu mendapatkan terapi pemulihan jiwa dan dampingan oleh tenaga professional (Psikolog) juga anak diberikan ekstra perhatian dan dukungan," kata Albina yang mengirim pers rilis kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Senin (9/3/2020) siang.

Sebelumnya diberitakan, kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Manggarai.

Kasus kekerasan yang menimpa bocah 11 tahun di Kampung Golo Mende, Desa Golo Langkok, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai tega dianiaya sang kakek MM (70), Sabtu (7/3/2020) malam sekira pukul 18.30 wita.

Korban AGKA yang mengalami kekerasan mengalami luka berat di bagian wajah dan semua badannya.

Korban dihajar pakai kayu karena sang kakek kesal dengan cucunya tidak mencari kayu bakar pada sore harinya.

Korban dianiaya karena sang kakek menyuruhnya mencari kayu bakar tapi ia tidak pergi mencari kayu bakar.

"Saat malam sang kakek marah dan menganiaya korban di rumah. Korban sempat bersembunyi di atas loteng rumah tapi kakeknya terus menghajarnya dengan cara menusuk kayu dari bawah sehingga korban terjatuh dari atas loteng. Begiu jatuh korban dihajar pakai kayu. Korban lalu lari keluar rumah dan memimta bantuan tapi malah dikejar hingga ia bersembunyi di rumah pamannya. Kemudian pamannya membawa korban ke rumah saya," kata Kades Golo Langkok, Paskalis Jehadir saat ditemui wartawan di Kantor Piket Polres Manggarai, Minggu (8/3/2020) malam.

Selamatkan Ribuan Nyawa dari DBD, Menkes RI Puji Para Medis di Sikka Pahlawan Kesehatan

Rayakan HUT ke-5 tahun, Begini Harapan Panin Bank

Bawaslu Manggarai Cermati Nama Calon PPS Dalam Data Sipol dan Temukan Fakta Ini

Sering Alami Sakit Saat Musim Pancaroba, Patut Dicoba 5 Tips Untuk Tingkatkan Imun Tubuh

Mengandung Serat dan Tekstur yang Lembut Seperti Roti, Inilah 4 Manfaat Buah Sukun Bagi Kesehatan

5 Tips dan Trik untuk Ibu Hamil, Janin Tetap Sehat Meski Bekerja

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved