Perang Tanding di Adonara Flotim

Jaga Suasana Kondusif, 500 Personel Gabungan TNI-Polri Diterjunkan ke Lokasi Perang Suku Adonara

Jaga suasana kondusif, 500 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan ke lokasi Perang suku Adonara

Jaga Suasana Kondusif, 500 Personel Gabungan TNI-Polri Diterjunkan ke Lokasi Perang Suku Adonara
POS-KUPANG.COM/Humas Polda NTT
Pasukan BKO Polda NTT melakukan apel siaga di lokasi sengketa. Hingga Jumat (6/3/2020), situasi lokasi tersebut telah kondusif. 

Jaga suasana kondusif, 500 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan ke lokasi Perang suku Adonara

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Untuk menjaga situasi tetap kondusif, sebanyak 500 aparat gabungan dari TNI-Polri diterjunkan untuk melakukan pengamanan di lokasi perang tanding suku di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Polda NTT menerjunkan sebanyak 400 personel sejak Kamis (5/3/2020) kemarin hingga hari ini, Jumat. Sementara itu, sebanyak 100 personel TNI dari Kodim Flores Timur juga ditempatkan di lokasi.

537 Mahasiswa Poltekkes Kupang Siap PKN, Wabup Berang Kades Tidak Hadir

"Situasi saat ini sudah sudah terkendali di TKP yang dipimpin oleh Kapolres Flores Timur AKBP Denny Abraham SIK," ujar Kabid Humas Kombes Pol Jo Bangun kepada POS-KUPANG.COM pada Jumat (6/3/2020).

BKO personel tersebut, jelas Kombes Jo Bangun berasal dari Polres Sikka dan Polres Lembata yang berangkat pada Kamis (5/3/2020) sore. Sementara itu, pada Jumat (6/3/2020) pagi diberangkatkan 1 SSK dari Brimob Sikka dan 1 SSK dari Dit Sabhara Polda NTT.

Ungkapan Hati Ketua DPRD Manggarai Timur yang Tergugah Saat Melihat ODGJ Dirawat Anaknya

"Atas perintah Kapolda NTT, Brimob Sikka, Sabhara Polda ke TKP beserta Reserse dan Intelijen. Saat ini semua personel sudah berada di TKP," kata mantan Kapolres Ende dan Polres Kupang Kota tersebut.

Ia mengatakan, saat ini situasi di lokasi terakhir telah kondusif. Berdasarkan perintah Kapolda, jelas Jo Bangun, Kapolres Flores Timur telah mendatangi ketua suku untuk mengajak mereka menjaga situasi lebih kondusif.

"Kapolres telah mendatangi ketua suku dan mengajak para ketua suku untuk menjaga situasi lebih kondusif. Berdasarkan laporan, para kepala suku sepakat untuk menahan diri supaya tidak terulang," ujar Jo Bangun.

Perang suku yang terjadi di lokasi sengketa bertempat di Wulewata Pantai Bani Desa Baubage Kecamatan Witihama Kabupaten Flotim, pada Kamis (5/3/2020) siang merenggut 6 korban meninggal dunia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved