VIDEO – KKP Perketat Pemeriksaan Penumpang di Bandara El Tari Kupang. Antisipasi Corona Masuk Kupang
VIDEO – KKP Perketat Pemeriksaan Penumpang di Bandara El Tari Kupang. Antisipasi Corona Masuk Kupang. Sampai saat ini tak ada yang kena corona.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Frans Krowin
VIDEO – KKP Perketat Pemeriksaan Penumpang di Bandara El Tari Kupang. Antisipasi Corona Masuk Kupang
POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO – KKP Perketat Pemeriksaan Penumpang di Bandara El Tari Kupang
Setelah Presiden RI, Joko Widodo mengumumkan ada warga Indonesia positif corona, manajemen PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang langsung berkoordinasi dengan Karantina Kesehatan Pelabuhan atau KKP Kupang untuk memperketat pemeriksaan terhadap penumpang domestik.
Pengetatan pemeriksaan tersebut, setelah manajemen dua lembaga tersebut menggelar rapat bersama pada Selasa (3/3/2020). Rapat tersebut berlangsung di Bandara El Tari Kupang.
Seusai pertemuan tersebut, KKP Pos Kerja Bandara El Tari langsung memasang dan mengoperasikan satu unit thermal scaner di ruang kedatangan domestik.
• VIDEO Live Streaming RCTI Sheffield Wednesday vs Manchester City, Kamis 5/3 Jam 02.45 WIB
• VIDEO – Mantan Kades Ngoranale Cs, Tersangka Korupsi Dana Desa di Ngada, Tiba di Kupang
• VIDEO: Makan Uang Rp 588 Juta Lebih, Ibu Rumah Tangga di Maumere Dijebloskan ke Penjara
Tak hanya itu. Disiapkan pula satu unit ruang pemeriksaan di dekat ruangan kedatangan Bandara EL Tari Kupang.
Bahkan di ruang kedatangan itu, petugas KKP langsung memeriksa penumpang yang ada baru tiba. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas KKP dibantu sejumlah staf Bandara El Tari Kupang. Saat itu, semua yang bertugas wajib mengenakan masker.
Lilik Dwi Ariyati, Perawat Staf KKP Kupang, kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, sejak pagi sekitar pukul 08.00 Wita mereka sudah mulai memeriksa penumpang. Hasilnya, hingga pukul 18.00 Wita, tidak ada penumpang yang sakit atau tampak tanda-tanda mengidap corona.
Dia menjelaskan, thermal scanner tersebut secara otamatis memantau suhu tubuh para penumpang di ruang domestik. “Suhu tubuh penumpang langsung terbaca lewat layar monitor yang terhubung dengan thermal scanner,” ujarnya.
Jika masih normal, maka angka yang muncul di layar monitor berwarna hijau. Jika tidak normal (di atas 37,5 derajat celcius) angka yang muncul berwarna merah.
Namun, suhu penumpang yang tidak normal tidak serta merta berarti yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan, karena panas handphone atau peralatan lain berbahan logam yang sedang digunakan penumpang juga bisa terbaca oleh thermal scaner.
Untuk memastikan bahwa suhu tidak normal yang terbaca di layar monitor, benar suhu tubuh si penumpang, petugas lakukan pemeriksaan sekali lagi secara manual dengan thermogun.
Thermogun didekatkan pada dahi penumpang suhu tubuh langsung terbaca di thermogun.
"Masih aman kak, sejauh ini. Memang seringkali di monitor thermal scaner muncul angka merah, yang 38 derajat celcius ke atas. Tapi itu ternyata bukan suhu badan penumpang tapi yang panas handphone dan bahan yang sedang digunakan penumpang," ungkapnya.
Menurutnya, jika ada penumpang dengan suhu tubuh tidak normal, maka langsung dievakuasi ke ruang pemeriksaan tidak jauh dari ruang kedatangan domestik. "Kita wawancara, kalau memang dia sakit, apalagi ada tanda-tanda Corona, maka kita rujuk ke Rumah Sakit WZ Johanes Kupang," ungkapnya.