Senin, 13 April 2026

Bupati Agas Panen Perdana Ikan Nila di Seminari Pius XII Kisol

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H,M. Hum bersama dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Matim meninjau dan melakukan panen ikan nila

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Bupati Matim saat berkunjung ke Seminari Kisol guna melakukan panen ikan 

POS-KUPANG.COM | BORONG - Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, S.H,M. Hum bersama dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Matim meninjau dan melakukan panen ikan nila sistem Bioflok di Seminari Pius XII Kisol binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Matim di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Matim, Senin (2/3/2019).

Keberadaan budidaya ikan Nila sistem Bioflok tersebut berada di dalam lingkungan Seminari Pius XII Kisol dengan cara menggunakan keramba terapung oleh para Seminari Pius  XII Kisol.

Ciptakan Peternak Milenial BBPP Kupang Gelar Pelatihan Tematik Peternakan Bagi Peternak

Bupati Agas kesempatan itu menuturkan, berdasarkan peraturan direktorat jenderal perikanan budidaya Nomor 15/Per-DJPB/2019 tentang petunjuk teknis penyaluran bantuan Pemerintah budidaya ikan nila system bioflok tahun anggaran 2019 maka Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan kegiatan budidaya ikan nila sistem bioflok di Seminari Pius XII Kisol.

Bupati Agas mengatakan, kegiatan budidaya ikan nila sistem bioflok merupakan salah satu kemajuan teknologi budidaya ikan yang sedang dikembangkan, bertujuan untuk memperbaiki kualitas air dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrisi.

BBPP Kupang Gelar Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh Pertanian di Manggarai

"Tingginya limbah organik dari sisa-sisa pakan buatan seperti pelet dan feses hasil pemeliharaan ikan secara intensif akan menyebabkan penumpukan dan pengendapan di dasar media air
pemeliharaan, sehingga diperlukan proses dekomposisi," ungkap Bupati Agas.

Bupati Agas mengungkapkan, untuk mengurangi Iimbah yang dihasilkan dari kegiatan budidaya tersebut diperlukan pengelolaan kualitas air agar media pemeliharaan tetap dalam kondisi baik dan dapat dipergunakan Iagi sebagai media untuk kegiatan budidaya ikan.

Ia menuturkan, Pemkab Matim juga telah menunjukkan keseriusan dalam rangka membuka peluang pengembangan usaha budidaya ikan kepada masyarakat dengan berbagai jenis kegiatan antara lain pertama, pembangunan koIam-kolam untuk pemeliharaan ikan bagi para pembudidayaan ikan mulai dari tahun 2010 sampai saat ini berjumlah 89 unit.

Kedua, bantuan benih ikan antara lain ikan lele, patin, gurame dan ikan mas atau karper yang juga sudah mulai dikembangkan di masyarakat Manggarai Timur serta memiliki peluang usaha yang cukup menguntungkan dan berkelanjutan.

Bupati Agas, memberikan apresiasi kepada Lembaga Pendidikan Seminari Pius XII Kisol, yang telah melaksanakan kegiatan Budidaya Ikan Nila Sistem Bioflok.

Karena itu, lanjutnya, kegiatan budidaya ikan ini ramah lingkungan, dapat dilakukan pada lahan pekarangan rumah, dan hemat akan penggunaan air.

Di samping itu, tambah dia, dapat menekan kebutuhan pakan ikan sampai 50% serta limbahnya dapat digunakan lagi untuk menyirami tanaman. Prospek pengembangan ikan nila sangat baik karena memiliki kandungan protein yang tinggi serta cita rasanya enak.

Untuk itu, Bupati Agas mengajak untuk terus berkreatifitas dan berinovasi dalam memanfaatkan pekarangan dengan budidaya ikan sebagai salah satu sumber gizi keluarga demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Matim Thadeus Enggur menuturkan, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama, dan untuk pemenuhannya menjadi bagian dari hak asasi setiap individu.

Oleh karena itu, lanjutnya, pembangunan ketahanan pangan ditujukan untuk menjamin ketersediaan dan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi dan seimbang.

Dikataknnya, kondisi kualitas konsumsi pangan masyarakat Manggarai Timur lebih didominasi oleh pangan karbohidrat. Hal ini akibat dari ketersediaan aspek protein masih rendah, katanya

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved