NTT Terkini
Lebih dari 10 Tahun Mengabdi, Empat Pegawai KONI NTT Dipecat Tanpa Alasan
Alfons Theodorus kemudian tiba di kantor KONI NTT yang bersebelahan dengan Kantor Pusat Bank NTT di Jalan WJ Lalamentik Kota Kupang.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Empat pegawai pada Sekretariat KONI NTT dipecat tanpa alasan
- Tiga dari empat pegawai itu bahkan sudah mengabdi dari 10 dan 22 tahun
- Sekretaris KONI NTT, Alfons Theodorus meminta Suryani dan tiga rekan lainnya membuat data diri, pengalaman kerja dan pelatihan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Empat pegawai KONI NTT dipecat tanpa alasan. Tiga dari empat pegawai itu bahkan sudah mengabdi di atas 10 tahun.
Mereka diberhentikan sejak awal Mei 2026. Itupun dilakukan secara lisan. Mulanya, empat pegawai itu dipanggil oleh Sekretaris Umum KONI NTT Alfons Theodorus.
Saat itu, Alfons menyampaikan akan ada pemberhentian untuk empat pegawai itu. Puncaknya, pada Mei 2026, keempat pegawai itu diberhentikan.
Salah satunya Suryani Sinlae yang sudah bekerja di KONI NTT selama 15 tahun. Ia sendiri bekerja di administrasi organisasi. Selama di KONI NTT, mereka kolektif bekerja. Totalnya ada enam pegawai.
Baca juga: Raih Medali Emas di Belgia, Ketua KONI Pusat Apresiasi Khusus Pesilat NTT Zaki Prasong
"Dua tetap empat diberhentikan. Setelah pelantikan KONI, SK kita sampai bulan Maret tidak ditandatangani," kata Suryani, Senin (18/5/2026).
Secara terpisah, Alfons Theodorus meminta Suryani dan tiga rekan lainnya membuat data diri, pengalaman kerja dan pelatihan. Data itu sebagai pertimbangan Ketua KONI NTT. Namun, proses itu tidak ada kejelasan.
Maret 2026, kata dia, ketika ada rapat bidang keuangan yang dipimpin oleh Muhamad Ansor. Dalam undangan harusnya dilaksanakan pada Rabu. Tapi, Ansor justru hadir di hari Selasa siang. Politikus Golkar itu marah-marah ke Suryani dan staf lainnya.
"Katanya ini hari rapat tapi ruang rapat belum siapkan. Jadi kami bilang, di undangan itu Rabu, bukan hari ini. Dia marah dan ngamuk panggil Pak Sekum," katanya.
Alfons Theodorus kemudian tiba di kantor KONI NTT yang bersebelahan dengan Kantor Pusat Bank NTT di Jalan WJ Lalamentik Kota Kupang.
Di dalam ruang rapat itu, selain orang-orang KONI, terdapat tiga orang pegawai baru dari total empat orang.
Dalam rapat itu, para pegawai baru diperkenalkan. Alasannya untuk memperkuat staf di kantor KONI untuk menghadapi PON 2028. Sehingga, total semua pegawai menjadi 10 orang.
"Di depan pegawai baru kami diberi peringatan keras bahwa kinerja kami enam orang akan dinilai selama beberapa bulan. Kalau kinerja tidak baik akan diberhentikan," ujarnya.
Selama itu, menurut dia, Suryani dan lima pegawai lainnya tetap bekerja sebagaimana biasanya. Namun, perlakuan berbeda bagi empat pegawai baru. Mereka tidak datang ke kantor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/empat-pegawai-KONI-dipecat.jpg)