Bupati Agas Panen Perdana Ikan Nila di Seminari Pius XII Kisol
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, S.H,M. Hum bersama dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Matim meninjau dan melakukan panen ikan nila
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
Oleh sebab itu, tambah Thadeus, salah satu cara untuk mengatasi kekurangan protein adalah dengan melaksanakan kegiatan budidaya ikan system bioflok.
Diungkapkan Thadeus, kegiatan budidaya ikan Nila system bioflok pertama kali dikembangkan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi dan launching pertama kalinya pada tanggal 18 April 2018 dan pada tahun 2019 disebarkan ke seluruh wilayah di Indonesia lewat program bantuan pemerintah salah satu penerimanya adalah lembaga pendidikan Seminari Pius XII Kisol Kelurahan Tanah Rata Kecamatan Kota Komba.
Terpisah, Pastor Preses Dionisius Osharjo,Pr pada kesempatan itu menyampaikan ucapan rasa syukurnya karna dirinya merasa lembaga Seminari Pius XII Kisol sangat diperhatikan oleh Pemda Matim. Karya kami di sini selalu di didukung oleh pemerintah, karena ini sudah kali ketiga bapak Bupati dan rombongan dari Kabupaten Manggarai Timur datang mengunjungi seminari ini dan memberikan dukungan untuk seluruh kegiatan kami di seminari ini Kali pertama tahun lalu pada tanggal 7 September menjelang seminari ini merayakan ulang tahunnya yang ke 64, bapak Bupati datang memberikan pengarahan kepada keluarga besar seminari ini.
Pastor Osharjo mengatakan, kunjungan Bapak Bupati dan rombongan serta bantuan pemerintahan dari kementerian kelauatan dan dinas perikanan ini, besar artinya bagi pendidikan calon iman ini.
"Dengan kunjungan bapak bupati dan rombongan ini, kami merasa tidak berjalan sendiri dan tidak berjuang sendiri di tempat yang tenang dan hening ini. Dan kunjungan ini membuat kami semakin termotivasi untuk terus memajukan dunia pendidikan di wilayah ini," paparnya.
Dikatakannya, bantuan kementerian kelautan dan perikanan ini merupakan bentuk nyata dan perhatian pemerintah untuk kemajuan Iembaga pendidikan calon imam ini.
Sebab, kualitas intelektual dan kualitas kepribadian atau kualitas hidup para peserta didik di sini, tidak saja ditentukan oleh proses pembinaan dan pendidikan yang dijalankan dengan baik, tetapi juga sangat ditentukan oleh keterpenuhan gizi yang menunjang mutu pendidikan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-agas-panen-perdana-ikan-nila-di-seminari-pius-xii-kisol.jpg)